BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Babinsa Sebagai Ujung Tombak Di Wilayah Binaan
Babinsa Sebagai Ujung Tombak Di Wilayah Binaan

Babinsa Sebagai Ujung Tombak Di Wilayah Binaan

Peran Babinsa di tengah-tengah masyarakat harus menjadi teladan dan pelindug masyarakat di tingkat mayarakat terkecil dan mampu mendengar tentang apa yang menjadi keluhan masyarakat. Babinsa dituntut memiliki inovasi dan kreatifitas di lapangan dan harus mampu berperan sebagai fasilitator jika terjadi permasalahan melalui forum yang lebih tepat dengan kemitraan pemerintahan yang ada dalam masyarakat.

Bintara Pembina Desa (Babinsa) Suryodiningratan Serda Syahban,yang memiliki tugas pokok sebagai ujung tombak di desa binaan  atau kelurahan, selalu menjalin silaturahmi denga warga. Hal itu dilaksanakan sebagai bentuk implementasi dalam bertugas dan fungsi pembinaan dengan cara bermitra dengan masyarakat disemua kalangan. Kamis (16/05/19).

Dalam rangka menuju tercapainya  usaha pembinaan teritorial secara maksimal dan efektif diwilayah diperlukan suatu kepercayaan yang sehat jasmani maupun rohani dan latar belakang Babinsa tentang pemahaman tugas pokok dikaitkan dengan kondisi wilayah sekarang. Komando Kewilayahan mulai tingkat Kodam sampai dengan Koramil merupakan gelar kekuatan TNI-AD dalam Sistim Pertahanan Negara (Sishanneg) di daerah. Diharapkan satuan strategis yang diperkuat dengan Satpur, Satbanpur dan Satbanmin mampu memberikan perlawanan secara mandiri terhadap ancaman yang terjadi diwilayahnya sebelum ada bantuan perkuatan dari pusat.

Oleh karenanya Kowil perlu melaksanakan Binter sebagai fungsi utama TNI AD karena  suatu tugas yang harus dilaksanakan dalam rangka mewujudkan Kemanunggalan TNIRakyat, guna mendukung tercapainya tugas pokok TNI-AD, sasaran yang akan dicapai dalam pembinaan teritorial  adalah bersifat non fisik  atau kejiwaan yaitu pembinaan kesadaran berbangsa dan bernegara, wawasan kebangsaan, kesadaran bela negara dan cinta tanah air serta pembinaan Kemanunggalan TNI – Rakyat,  Aparat Teritorial sebagai tulang punggung pelaksanaan kegiatan pembinaan wilayah mempunyai tanggung jawab yang sangat berat dalam melaksanakan tugasnya karena merekalah yang langsung berhadapan dengan masyarakat dilapangan.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer