BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Danrem 072/Pmk: Mahasiswa harus dapat menjaga komitmen para pendiri Bangsa ini
Danrem 072/Pmk: Mahasiswa harus dapat menjaga komitmen para pendiri Bangsa ini

Danrem 072/Pmk: Mahasiswa harus dapat menjaga komitmen para pendiri Bangsa ini

 Saat ini perguruan tinggi yang memulai tahun ajaran baru perkuliahan, dengan melaksanakan pekan  Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKBM), dengan berbagai kegiatan diantaranya kegiatan Wawasan Kebangsaan. Hal ini dilakukan oleh Kampus UNRIYO (Universitas Respati Yogyakarta) yang terletak di Jalan Laksda Adisutjipto, Yogyakarta.
Dalam kegiatan Wasbang tersebut Unriyo mengundang Danrem 072/Pmk Brigjen TNI Muhammad Zamroni untuk memberikan pembekalan tentang wawasan kebangsaan kepada 681 Mahasiswa Baru  pada, Rabu (11/09/2019).
Dihadapan 681 Mahasiswa Baru Unriyo Brigjen TNI Muhammad Zamroni mengawali pembekalan dengan memotivasi Mahasiswa baru dengan mengutip kata-kata Bung Karno “Beri saya 1000 orang tua akan kucabut Semeru dengan akar-akarnya, dan berikan saya 10 pemuda akan kuguncang dunia”
Lebih lanjut Danrem mengatakan Mahasiswa sebagai generasi muda penerus bangsa jangan melupakan sejarah perjuangan para Pahlawan dalam merebut kemerdekaan, dimana para pahlawan tidak pernah mundur ataupun takut walaupun penjajah menggunakan pesawat tempur dan kendaraan lapis baja rakyat Indonesia cukup dengan bambu runcing saja, karena mereka yakin yang mereka lakukan merupakan perjuangan suci untuk merebut kemerdekaan dan dilandasi semangat rela berkorban mereka tidak mundur.
Danrem juga mengingatkan kepada para Mahasiswa bahwa bahwa Negara Kesatuan Indonesia disebut juga dengan “Negara Bangsa” dimana negara ini terbentuk dari perbedaan baik bahasa, suku dan kebudayaan, dimana sebelum diplokamirkan oleh Bung Karno sudah ada kerajaan-kerajaan di seluruh Nusantara ini namun setelah diplokamirkan Kemerdekaan Indonesia Kerajaan-Kerajaan yang ada di Nusantara berikrar meleburkan diri menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Atas dasar tersebut Mahasiswa sebagai generasi penerus calon pemimpin bangsa harus selalu menjaga komitmen para pendiri Negara ini untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan, jangan mudah terprovokasi dengan berita-berita Hoax tentang SARA,  yang dapat memecah belah persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, saat ini banyak negara lain tidak rela jika Negara kita maju dan tetap utuh sehingga saat ini mereka menggunakan perang Proxy, budaya dan produk-produk asing untuk menghancurkan Indonesia, karena jika mereka melaksanakan invasi akan berhadapan dengan TNI dan Rakyat Indonesia.
Masih dalam pembekalan, Brigjen TNI Muhammad Zamroni menyampaikan kepada Mahasiswa untuk melaksanakan Bela Negara tidak harus memanggul senjata melawan musuh, tapi cukup dengan melaksanakan tugas belajar/kuliah dengan sungguh-sungguh itu merupakan implementasi dari ikut Bela Negara, dengan belajar sungguh-sungguh nantinya Mahasiswa akan menjadi sesuatu, setelah menjadi sesuatu maka dapat berbuat untuk Bangsa dan Negara ini. Tingkatkan Sumber Daya kita agar dapat bersaing dengan negara lain.
Mengakhiri pembekalan tersebut Danrem mengatakan untuk menjadi orang yang berhasil bukan ditentukan darimana kita kuliah, bukan harus melalui kampus elit, tetapi menjadi orang yang berhasil tergantung dari diri kita dalam mengembangkan potensi diri kita.
Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer