BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Gladi Posko Sebagai Ajang Uji Kemampuan Satuan
Gladi Posko Sebagai Ajang Uji Kemampuan Satuan

Gladi Posko Sebagai Ajang Uji Kemampuan Satuan

Kodim 0707/Wonosobo selama tiga hari menggelar gladi posko di Makodim. Kegiatan terhitung mulai hari ini Senin sampai dengan Rabu  . Kali ini gladi posko difokuskan untuk penanggulangan bencana alam. Tema yang diusung “Kodim 0707/Wonosobo bersama seluruh komponen bangsa, pemerintah daerah dalam menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian dan pemberian bantuan kemanusiaan di wilayah dalam rangka Operasi Militer selain perang.” (13/05)

Diketahui, sebagian Kabupaten Wonosobo kerap terjadi bencana alam  seperti tanah longsor. Untuk bencana tanah longsor yang terjadi di Wonosobo bisa terjadi dihampir semua kecamatan.  Itu disebabkan karena wilayah Wonosobo merupakan daerah pegunungan dengan tingkat kemiringan yang cukup ekstrim, ditambah lagi curah hujan dengan intensitas tinggi.

Longsor kadang datang tiba-tiba dan terjadi kapan saja itu lah yang membuat Korem 072/Pamungkas Yogyakarta melakukan gladi posko di Kodim 0707/Wonosobo ini.

“Gladi Posko merupakan metode latihan taktis tanpa pasukan yang bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan prosedur hubungan komandan dan staf dalam merencanakan, mempersiapkan dan melaksanakan operasi bantuan menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian dan pemberian bantuan kemanusiaan,” ungkapnya Letkol Inf A.Y David Alam selaku Dandim Temangung juga bertindak sebagai Kawasdal Gladi posko.

Lanjut Letkol Inf David menyampaikan, gladi posko merupakan suatu kegiatan yang dilaksanakan untuk persiapan satuan dalam menangani musibah di wilayahnya. “Tapi harus sesuai dengan SOP yang merupakan kumpulan peraturan yang dibuat untuk mempermudah tugas yang anda kerjakan. “Tujuan lainnya adalah untuk membuat satuan lebih siap dan bisa menganalisa dan mencarikan jalan terbaik untuk mengatasi suatu permasalahan di wilayahnya .

Gladi pokso bertujuan untuk meningkatkan kemampuan satuan dan profesional prajurit dalam melaksanakan tugas pokoknya. Dalam membentuk prajurit dan satuan yang profesional maka dibutuhkan program latihan yang komprehensif.

Dalam pelaksanaannya, komandan satuan memastikan pimpinan dan staf dalam melaksanakan prosedur hubungan kerja. Sehingga terjalin kerja sama yang baik sesuai bagian masing-masing.

”Kami selaku TNI harus bisa menguasai operasi penanggulangan bencana alam yang terjadi di sini. Karena di saat orang lain tidak bisa berbuat, TNI harus bisa berbuat. Peran TNI sangat penting di sini,” tegas Dandim 0707/Wonosobo Letkol Czi Fauzan Fadli, SE.

Dandim menegaskan, dalam penanggulangan bencana alam bukan hanya tugas TNI melainkan tugas bersama. Maka, perlu adanya sinergitas dan koordinasi yang baik antar instansi agar berjalan dengan efektif.

”Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kesiapan prajurit militer melakukan antisipasi dan kesigapan langkah tanggap darurat jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Prajurit praktik langsung sehingga saat ada bencana dapat tertangani cepat dan tepat,” tegasnya.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer