BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Makesta IPNU-IPPNU Ranting Buaran, Danramil Mayong Berikan Materi Wawasan Kebangsaan.
Makesta IPNU-IPPNU Ranting Buaran, Danramil Mayong Berikan Materi Wawasan Kebangsaan.

Makesta IPNU-IPPNU Ranting Buaran, Danramil Mayong Berikan Materi Wawasan Kebangsaan.

Jepara – Dalam upaya memberikan pemahaman kepada generasi muda, bertempat di Aula SMK Mambaul Ulum Buaran, Danramil 05/Mayong Dim 0719/Jepara Kapten Inf Nur Khamid yang di dampingi Babinsa desa Buaran Sertu Heru Lukman, memberikan materi wawasan kebangsaan Makesta (Masa Kesetiaan Anggota) IPNU-IPPNU ranting Buaran kepada siswa siswi SMK Islam Mambaul Ulum yang di hadiri sekitar 35 orang, Minggu (06/01/2019).

Hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 05/Mayong Kapten Inf Nur Khamid, Babinsa Sertu Heru Lukman, Ketua Panitia bapak Fathurrozaq, Ketua IPNU Buaran Bahrul Ulum, Ketua IPPNU Buaran Fara Wahidatul Wardah,dan para siswa siswi anggota IPNU-IPPNU ranting Buaran.

Dalam materinya, Danramil menjelaskan bahwa kemerdekaan yang diperoleh bangsa Indonesia bukan merupakan pemberian hadiah tetapi melalui perjuangan yang panjang dan penuh pengorbanan sehingga kemerdekaan bisa kita peroleh.

Wawasan kebangsaan sendiri lahir ketika bangsa Indonesia berjuang membebaskan diri dari segala bentuk penjajahan, seperti penjajahan oleh Portugis, Belanda, Inggris, dan Jepang. Perjuangan bangsa Indonesia yang waktu itu masih bersifat lokal ternyata tidak membawa hasil, karena belum adanya persatuan dan kesatuan, sedangkan di sisi lain kaum kolonial terus menggunakan politik “devide et impera”. Kendati demikian, catatan sejarah perlawanan para pahlawan itu telah membuktikan kepada kita tentang semangat perjuangan bangsa Indonesia yang tidak pernah padam dalam usaha mengusir penjajah dari Nusantara.

Danramil menambahkan, ha-hal yang harus terpelihara antara lain, kembangkan rasa persatuan dan kesatuan dalam kehidupan sehari-hari, hayati dan pahami rasa toleransi maupun rasa perbedaan dalam kehidupan komponen bangsa dan berbagai elemen masyarakat, bina terus semangat Bhinneka Tunggal Ika dan menjiwai kehidupan bermasyarakat, sehingga tercipta kerukunan dan toleransi, serta pedomani Pancasila sebagai falsafah kehidpan berbangsa dan bernegara, pungkasnya.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer