BERITA TERBARU
Home / Persit / Peringati HUT ke 73, Persit KCK Daerah IV/Diponegoro Menggelar Ceramah Kesehatan Stroke dan Jantung
Peringati HUT ke 73, Persit KCK Daerah IV/Diponegoro Menggelar Ceramah Kesehatan Stroke dan Jantung

Peringati HUT ke 73, Persit KCK Daerah IV/Diponegoro Menggelar Ceramah Kesehatan Stroke dan Jantung

Tidak ada hal yang paling berharga selain memastikan tubuh dalam keadaan sehat dan bahagia. Kesehatan adalah investasi bagi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), oleh karena itu kesehatan perlu dijaga dan dirawat dengan baik untuk menghasilkan SDM yang berkualitas.

Memasuki tahun 2019 ini, Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) telah menetapkan 10 ancaman kesehatan yang perlu diwaspadai, dimana salah satunya adalah penyakit tidak menular seperti stroke dan jantung.

Sebagai upaya mencegah terjadinya penyakit stroke dan jantung, maka Persit Kartika Chandra Kirana Daerah IV/Diponegoro dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke 73 menggelar ceramah tentang penanggulangan penyakit stroke dan jantung. Ceramah yang diikuti pengurus PD IV/Diponegoro dan yayasan, pengurus dan anggota Persit cabang X Rindam serta pengurus cabang XXV Dim 0705 Magelang diselenggarakan di Aula Rindam IV/Diponegoro, Magelang (21/3).

Ny Septi Effendi selaku Ketua Persit KCK Daerah IV/Diponegoro dalam sambutannya mengatakan, untuk meningkatkan pengetahuan dan upaya melakukan pencegahan munculnya penyakit stroke dan jantung, maka Persit Kartika Candra Kirana PD IV/Diponegoro turut berperan serta melalui ceramah tentang kesehatan, memasyarakatkan pola hidup sehat, berolahraga secara teratur dan tidak merokok.

“Harus diingat bahwa faktor risiko terbesar penyakit stroke dan jantung cenderung meningkat karena gaya hidup yang tidak sehat, seperti merokok, kurang olahraga, konsumsi alkohol berlebihan, makanan tidak sehat, dan polusi udara”, ungkap Ny. Septi.

Menurutnya, faktor risiko ini juga dapat berpengaruh pada kesehatan mental bahkan dimulai sejak usia 14 tahun. Ingatkan, bahwa di Indonesia, jumlah kasus penyakit tidak menular seperti penyakit diabetes, kanker, stroke dan jantung terus meningkat setiap tahunnya.

“Tak hanya di Indonesia, penyakit tidak menular ini ternyata juga menjadi masalah global karena menyebabkan 70 persen kematian di seluruh dunia”, imbuhnya.

Sementara itu, ceramah kesehatan penanggulangan penyakit stroke disampaikan oleh Letkol Ckm dr. Heriyanto, Spesialis Syaraf dan penanggulangan penyakit jantung disampaikan oleh Kapten Ckm Ardestiro Harmindyo Putro Spesialis Jantung, yang keduanya berdinas di Rumah Sakit Tentara dr. Soedjono Magelang.