BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Perkokoh Tali Silaturahmi Dengan Tokoh Agama, Danrem 074/Warastratama Kunjungi Ponpes Al Mukmin Ngruki
Perkokoh Tali Silaturahmi Dengan Tokoh Agama, Danrem 074/Warastratama Kunjungi Ponpes Al Mukmin Ngruki

Perkokoh Tali Silaturahmi Dengan Tokoh Agama, Danrem 074/Warastratama Kunjungi Ponpes Al Mukmin Ngruki

Sukoharjo (15/5/2018) Komandan Korem 074/Warastratama Kolonel Inf Widi Prasetijono mengunjungi Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki Dukuh Ngruki RT 04 RW 17 Desa Cemani, Kec. Grogol, Kab. Sukoharjo dan di sambut hangat oleh Ustad Wahyudin selaku Ketua Yayasan Al Mukmin beserta para pengurusnya. Dalam kunjungannya kali ini, Komandan Korem 074/Warastratama didampingi Dandim 0726/Skh Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakosa, S.I.P., M. Tr (Han) dan Kasi Intel Korem 074/Warastratama Letkol Inf Teguh Wibowo.

Kunjungan Danrem 074/Warastratama ini merupakan wujud silaturahmi menjelang bulan suci Ramadhan.  Terkait kejadian di Surabaya Danrem berharap   tidak terjadi di tempat kita. Pada kesempatan tersebut, Kolonel Inf Widi Prasetijono juga memberikan tali asih dan melakukan penanaman pohon, karena untuk menjaga alam, memang seharusnya penghijauan dilakukan agar lingkungan pesantren menjadi lebih segar dan sejuk.

Ust Wahyudin selaku Ketua Yayasan Al Mukmin Ngruki merasa sangat senang dan berbahagia atas kedatangan Komandan Korem 074/Wrt beserta rombongan, semoga hubungan silaturahmi ini akan membawa berkah bagi satuan Korem 074/Warastratama dan Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki. Ustad Wahyudin menyampaikan bahwa Pesantren ini ada tiga sasaran dalam pendidikan Iqtikaf yaitu Sunah Rasul, memperbanyak Iqtikaf agar para santri terbentengi oleh perbuatan yang dilarang agama dan meramaikan masjid sehingga akan mengena di pendidikan dasar agamanya.

Pada kesempatan tersebut Ustad Muhamad Sholeh Ibrahim selaku Wadir 2 Ponpes Al Mukmin Ngruki menyampaikan bahwa apapun kondisinya kita harus tetap bertawakal kepada Allah SWT. Saat ini Ponpes sudah mempunyai unit Hafidz Qur’an dan sudah mewisuda 56 santri lulus Hafidz Qur’an serta mempunyai target 6 Jus selama 6 tahun program dari SLTP dan SLTA. Selanjutnya terkait dalam persiapan Pilgub, Ustad Muhamad Sholeh Ibrahim berharap pada pelaksanaannya jangan sampai ada kecurangan, sehingga diperoleh pemimpin yang jujur yang akan di senangi oleh rakyat.