BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Semarak Tradisi Lepas Sambut Dandim Purwodadi    
Semarak Tradisi Lepas Sambut Dandim Purwodadi      

Semarak Tradisi Lepas Sambut Dandim Purwodadi    

 

GROBOGAN– Lepas sambut Dandim 0717/Purwodadi dari Letkol Arm Teguh Cahyadi  kepada Letkol Inf Asman Mokoginta di halaman makodim diwarnai dengan tradisi unik, seperti para babinsa yang mengantarkan dandim lama pamit dengan cara mengarak keliling alun-alun Purwodadi.

Kini Letkol Arm Teguh Cahyadi pindah tugas sebagai Waaspers Kodam III/Siliwangi, jabatan Dandim 0717/Purwodadi digantikan Letkol Inf Asman Mokoginta yang sebelumnya menjabat sebagai Danden Intel Kodam IV/Diponegoro.

Sebelumnya serah terima jabatan (sertijab) di laksanakan di Makorem 073/Makutarama Salatiga Jumat (4/1). Malamnya diadakan lepas sambut bersama Forkopimda dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pendopa Grobogan.

Sabtu (5/1) mereka menjalani tradisi lepas sambut yang dilaksanakan di halaman Makodim. Dimulai dari keduanya memberi sambutan di tengah para perwira hingga prajurit.

Dalam pengarahan ia mengatakan, jabatan Dandim sudah resmi diserahkan kepada Letkol Inf Asman Mokoginta. ”Banyak pengalaman suka dan duka selama satu tahun lebih menjabat di sini. Dinas paling adem ya di Kodim 0717/Purwodadi ini. Anggota dan semua ramah. Marah saja senyum,” kesan Letkol Arm Teguh Cahyadi.

Ia juga mengungkapkan masih ingin berada di Grobogan. ”Kalau secara pribadi saya masih pengen di sini. Tapi tidak mungkin, ini perintah atasan. Saya harus bertugas di Kodam III/Siliwangi. Perintah atasan harus di jalankan, kami harus pamit bapak ibu sekalian,” paparnya.

Tak luput ia berpesan kepada Dandim yang menggantikannya untuk melanjutkan program yang telah dibuat Dandim sebelumnya dengan baik. ”Saya akan melanjutkan kebijakan bapak, saya harap anggota juga kompak untuk terus memajukan Kodim. karena tidak mungkin bisa saya melaksanakan tugas sendiri,” terang Letkol Inf Asman Mokoginta.

Setelah acara selesai, Letkol Arm Teguh Cahyadi beserta istri didampingi Letkol Inf Asman Mokoginta untuk berpamitan dengan anggota. Kemudian mereka mengikuti tradisi pamitan dengan naik kereta kuda mengelilingi alun-alun Purwodadi hingga kediaman. Para babinsa turut mengantarnya memakai kendaraan roda dua.