BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / 1.162 Peserta Ikuti Lomba Burung Berkicau Piala Dandim Cup
1.162 Peserta Ikuti Lomba Burung Berkicau Piala Dandim Cup

1.162 Peserta Ikuti Lomba Burung Berkicau Piala Dandim Cup

Masih dalam rangkaian kegiatan HUT TNI ke 71, pada hari Minggu 22 Nopember 2016 bertempat di taman Fatmawati Wonosobo telah dilaksanakan lomba burung kicaumania Tingkat Nasional Dandim Cup dengan jumlah burung yang mengikuti lomba sejumlah 1.162 ekor . Peserta dari Jawa Tengah, DIY, Jawa Barat dan Jawa Timur bahkan dari Kalimantan dengan 62 kelas.

Letkol Czi Dwi Hariyono selaku komandan Kodim 0707/Wonosobo yang bertindak sebagai Penanggung Jawab pelaksanaan lomba menyampaikan kepada para peserta lomba mengucapkan selamat datang para peserta lomba kicaumania, dalam pelaksanaan lomba diharapkan para peserta berlomba harus menjaga seportifitas dan harus menghormati keputusan juri lomba, juri harus bertindak jujur. Jangan terpengaruh pemilik maupun tempat (kandang).

Komandan Kodim mengatakan, dengan suksesnya lomba burung berkicau ini memiliki dampak yang sangat positif bagi masyarakat dan lingkungan kota Wonosobo. Selain dalam rangka HUT TNI ke 71, lomba diadakan untuk memperkenalkan kepada masyarakat serta menumbuhkembangkan rasa cinta terhadap ekosistem burung untuk terus dilestarikan sebagai ciptaan yang memiliki keunikan dan kelebihan tertentu.

“Atas nama Komando Distrik Militer 0707/Wsb , saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kami berharap kegiatan ini dapat dikemas lebih baik dan dapat dijadikan sebagai kegiatan nasiona dan bahkan internasional, dimana Kodim akan menjadi tuan rumahnya,” ujar Letkol Czi Dwi Dwi Hariyono. Serka Dwi Septanto yang juga sebagai ketua panitia lomba burung berkicau, menyatakan, peserta lomba burung berkicau diikuti 1.162 ekor burung, yang terbagi dalam 62 kelas. Adapun yang mengikuti lomba berasal dari berbagai wilayah seperti Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Jawa Barat, bahkan dari Kalimantan pun ikut mengikuti lomba.

Jenis-jenis burung yang unjuk suara merdu itu antara lain dari jenis murai batu, kacer, kenari lokal, cucak ijo, pleci, love bird. Selaku Ketua panitia Serka Beni mengatakan, lomba dibagi dalam enam kelas yaitu kelas Dandim, kelas Kasdim, Danramil, Prajurit, Wonosobo Bersatu dan kelas Pleci A-B-C.

“Setiap kategori lomba diikuti oleh peserta dengan menampilkan burung berkicau yang telah diatur sesuai dengan standar kelasnya, artinya tidak semua jenis burung dapat tampil di semua kelas,” jelasnya. Penampilan setiap burung berkicau diberikan waktu kurang lebih 20 menit, dengan model penilaian meliputi lagu, volume dan gaya yang harus dimiliki atau ditampilkan oleh burung-burung tersebut untuk meraih poin terbanyak.

Sistem penjurian dilakukan memakai standar nasional, yaitu melibatkan tim juri dari luar hal ini dilakukan guna untuk menjaga netralitas dan menjaga terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Manfaat yang dapat hasilkan dari lomba ini adalah untuk meningkatkan sektor ekonomi, pariwisata. Disamping itu juga untuk ajang silaturahmi para pengemar burung dari berbagai daerah.

Dengan ajang ini maka mereka saling bertukar pengalaman tentang burung mulai dari beternak, merawat burung yang baik, mengatasi apabila terserang penyakit dan sebagainya. Manfaat lain yang ditunggu adalah meningkatkan nilai jual burung tersebut. Burung yang menjadi juara secara otomatis maka harganya akan naik dengan sendirinya. Ada beberapa burung yang ditawar untuk ditukar dengan mobil baru.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer