BERITA TERBARU
Home / Uncategorized / 55 Tahun Kowad Siap Tingkatkan Profesionalisme
55 Tahun Kowad Siap Tingkatkan Profesionalisme

55 Tahun Kowad Siap Tingkatkan Profesionalisme

Memasuki usia ke 55 tahun, Korps Wanita Angkatan Darat merupakan momentum yang tepat untuk melakukan introspeksi diri dan evaluasi tentang pencapaian tugas yang telah dilaksanakan serta sekaligus sebagai titik tolak. Dengan profesionalisme Korps Wanita Angkatan Darat telah banyak sumbangsih dan dharma bakti yang dipersembahkan kepada TNI AD, Bangsa dan Negara diantaranya dalam lomba olahraga tingkat Nasional maupun Internasional, pelibatan Kowad dalam penugasan ke luar negeri yang tergabung dalam Satgas Pasukan PBB.

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono dalam  amanat tertulis pada acara syukuran HUT ke 55 Korps Wanita Angkatan Darat yang dibacakan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Jaswandi. Acara syukuran dihadiri Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Joni Supriyanto, serta para pejabat jajaran Kodam IV/Diponegoro diselenggarakan di balai Diponegoro Kompleks Makodam IV/Diponegoro (22/12). Turut hadir Ibu Ketua dan Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Daerah IV/Diponegoro beserta para pengurus Persit Kartika Chandra Kirana PD IV/Diponegoro.

Pada kesempatan ini, disampaikan bahwa keberhasilan dan prestasi yang telah dicapai Kowad sampai saat ini, tidak terlepas dari kerja keras, dedikasi, dan perjuangan para pendahulu serta segenap sesepuh Purnawiran Kowad selama berdinas.

“Hal ini menjadi bukti bahwa keberadaan Kowad mampu berkarya untuk TNI AD”, jelas Jenderal TNI Mulyono.

Selanjutnya untuk membangkitkan semangat berkarya seluruh anggota Kowad, pada HUT ke 55 ini mengangkat tema  “Kowad Siap Menjadi Prajurit Profesional, Mandiri dan Berkepribadian Guna mendukung Tugas Pokok TNI AD”.

Menurut Kasad, dari tema tersebut terkandung 3 pesan penting yang disampaikan yaitu profesional, mandiri dan berkepribadian.

Profesional berkaitan erat dengan kemampuan dalam melaksanakan tugas yang sejalan dengan dinamika tantangan tugas ke depan yang semakin kompleks. Untuk menjadi prajurit profesional, Kowad harus terus berupaya meningkatkan potensi diri.

“TNI AD telah menyelenggarakan Lembaga Pendidikan baik di dalam maupun di luar negeri untuk menambah ilmu pengetahuan dan pengetahuan bagi Kowad”, ungkap Kasad.

Mandiri memiliki pesan bahwa prajurit Kowad harus mampu melaksanakan tugas tanpa bergantung pada orang lain. Kemandirian yang didukung rasa percaya diri dapat diperoleh dengan cara membekali diri dengan kemampuan dan profesional di bidang tugasnya.

Sementara itu, berkepribadian berarti setiap anggota Kowad harus memiliki sifat dan karakter yang melekat erat dengan dirinya, bercirikan nilai-nilai Sad Satya Srisena, Sapta Marga dan Sumpah Prajurit. Dalam hal ini, Kowad sebagai wanita Indonesia harus menjunjung tinggi etika, menjaga tutur kata, sikap, perilaku dan penampilan yang baik pada saat pelaksanaan tugas maupun dikehidupan sehari-hari.

Kasad mengungkapkan, bahwa saat ini TNI AD telah memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada segenap anggota Kowad dalam meniti karier dan berkompetisi secara sehat serta obyektif dengan prajurit pria untuk menduduki jabatan strategis di TNI AD.

Diakhir sambutan Kasad menjelaskan, terkait dengan pelaksanaan  Pilkada pada bulan Pebruari tahun 2017, diingatkan  kepada Kowad sebagai bagian dari prajurit TNI untuk ikut membantu kesuksesan pelaksanaan Pilkada serentak dengan menunjung Netralitas TNI yang sudah menjadi komitmen.

Syukuran HUT Kowad kali ini, dilaksanakan pemotongan tumpeng oleh Ibu Munik Jaswandi diberikan kepada para anggota Kowad baru. Selain itu juga dimeriahkan dengan penampilan kesenian operet dari Kowad Subkoor 074/Wrt, alunan lagu   dan penampilan tari Topeng Ayu dari Kowad Subkoor Magelang.

Sebelum puncak peringatan HUT Kowad, anggota Kowad Kodam IV/Diponegoro telah melaksanakan beberapa rangkaian kegiatan diantaranya olahraga bersama di Mess Kowad “Srikandi” yang diikuti oleh anggota Kowad subkoor Semarang dan Salatiga, ziarah di Taman Makam Pahlawan “Giri Tunggal”, Semarang dilanjutkan anjangsana ke Panti Jompo Rindang Kasih 3 di Boja, dan pembekalan dari Pangdam IV/Diponegoro dan pelatihan Revolusi Mental dari Bapak Priahken Bangun dan Bapak Yuli Hartanto dengan tema “Menjadi Wanita Profesional, Berkepribadian, dan Sukses dalam Empat Dimensi Hidup Pribadi, Keluarga, Lingkungan dan Karier”.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer