BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Amanat Pangdam IV/Diponegoro Pada Upacara Bendera 17an Kodim 0703/Cilacap
Amanat Pangdam IV/Diponegoro Pada Upacara Bendera 17an Kodim 0703/Cilacap

Amanat Pangdam IV/Diponegoro Pada Upacara Bendera 17an Kodim 0703/Cilacap

Cilacap – Anggota Prajurit TNI dan PNS Kodim 0703/Cilacap, Satdisjan jajaran Kodim 0703/Cilacap serta anggota FKPPI, PPAD dan Veteran Kabupaten Cilacap melaksanakan Upacara Bendera Merah Putih 17an pada bulan September 2017 di Halaman Makodim 0703/Cilacap Jalan Jend. Sudirman No. D-1 Cilacap, Jumat (17/03).
Bertindak sebagai Inspektur Upacara Kepala Staf Kodim 0703/Cilacap Mayor Inf. Rifiq Alfian, Perwira Upacara Pasi-3/Personil Kapten CPM Teguh Budiono sedangkan untuk Komandan Upacara (Danup) dijabat oleh Dan Unit Lettu Inf Jurizal Upacara bendera tanggal 17 ini secara rutin dilaksanakan setiap bulannya. Hal ini memiliki makna penting yaitu sebagai upaya untuk mengikatkan kita pada romantisme dan heroisme perjuangan para pendahulu yang telah melahirkan NKRI pada tanggal 17 Agustus 1945 serta sebagai sarana Komando guna menjalin komunikasi antara Pimpinan, Staf dan Anggota agar setiap kebijakan, instruksi, petunjuk dan informasi mengalir serta dipahami dengan seksama.
Dalam amanat tertulis Panglima Kodam IV/Diponegoro yang dibacakan Inspektur Upacara menyampaikan, Memasuki akhir Triwulan ketiga Tahun Anggaran 2017, jajaran Kodam IV/Diponegoro agar memacu pelaksanaan program kerja dan anggaran TA 2017, sehingga dapat meningkatkan daya serap satuan secara optimal.
Pada kesempatannya, Pangdam menyampaikan, Memasuki bulan September ini, saya ingin mengajak untuk mengingat kembali tragedi berdarah yang terjadi pada bulan September 52 Tahun silam. Kita akan selalu diingatkan terjadinya tragedi nasional gugurnya Pahlawan Revolusi akibat pemberintakan G 30 S/PKI tahun 1965 yang bertujuan mengganti Dasar Negara Pancasila dengan faham Komunis.
Karena itu, saya ingin menegaskan kepada segenap prajurit dan ASN di jajaran Kodam IV/Diponegoro bahwa sikap dan komitmen TNI sudah jelas, akan menolak dan melawan bangkitnya kembali idiologi komunisme di Indonesia sampai kapanpun. Ingat idiologi Komunis bahaya laten. Hal itu sesuai dengan ketetapan MPRS Nomor 25 Tahun 1966 tentang Pembubaran Partai Komunis Indonesia (PKI) dan UU RI Nomor 27 Tahun 1999 tentang kejahatan terhadap keamanan Negara, yang melarang menyebarkan dan mengembangkan ajaran Komunis / Marxisme-Leninisme dalam segala bentuk dan perwujudannya di wilayah NKRI, serta dapat dikenai hukuman pidana bagi pelakunya.
Selanjutnya, atas nama pimpinan Kodam IV/Diponegoro menyampaikan, ucapan terimakasih dan rasa bangga atas pretasi yang diraih pada lomba Karya Jurnalistik TMMD Ke 99, pertama Kepada Ivan Aditya dari KR JOGYA.COM wilayah Kodim 0726/Bantul atas prestasinya sebagai Juara pertama untuk katagori Wartawan Media Cetak dan Online, dengan judul tulisan, “Kodim Bantul Wujudkan Mimpi Sarjiem Miliki Rumah Layak Huni”, kedua Dandim 0717/Purwodadi dan Dandim 0701/Banyumas yang berhasil menjadi juara pertama dan kedua untuk kategori Dansatgas.
Selain itu, Kodam IV/Diponegoro juga berhasil meraih juara kedua lomba foto dalam rangka HUT ke 72 TNI tahun 2017 untuk Kategori TNI dan ASN yang diselenggarakan oleh Puspen TNI. Keberhasilan tersebut hendaknya dapat memotivasi dan menginspirasi prajurit dan ASN lainya untuk berkarya dan berbuat yang terbaik demi nama baik satuannya.
Lanjutnya, pada lomba Tembak piala Kasad bulan lalu kontingen Kodam IV/Diponegoro belum berhasil mempersembahkan medali maupun tropy. Hal itu tentunya harus menjadi perhatian dan evaluasi bagi seluruh prajurit, utamanya para Komandan. Perlu dipahami oleh para Komandan bahwa pelaksanaan lomba-lomba yang digelar TNI AD menjadi tolak ukur pimpinan untuk mengetahui sejauh mana hasil pembinaan yang dilakukan satuan.
Tahun 2017 ini masih akan ada lomba Ton Tangkas periode kedua dan BDM Yong Moodo tingkat TNI AD. Untuk menyiapkan satuan dalam menghadapi pada lomba tingkat TNI AD tersebut, akan diselenggarakan lomba Ton Tangkas, Oraum dan BDM Yong Moodo tingkat Kodam IV/Diponegoro.
Oleh karena itu para Kabalak dan Komandan Satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro agar menyiapkan persinelnya semaksimal mungkin untuk mengikuti lomba tersebut. Kita tidak boleh mengulangi kekalahan pada lomba tembak Piala Kasad kemarin. Kita harus bangkit, berlatih dan berlatih sesuai dengan slogan Kodam IV/Diponegoro Dipo Unggul Bermental Juara. Untuk mewujudkan Hal tersebut ini menjadi tanggung jawab setiap prajurit Kodam IV/Diponegoro dengan cara melaksanakan pembinaan jasmani, pembinaan kesehatan dan pembinaan petembak secara perorangan, terprogram dan berkelanjutan.
Harapan meraih prestasi yang lebih besar dan prestisius pada tahun 2017 ini masih terpampang di depan kita. Ada dua Kodim di jajaran Kodam IV/Diponegoro yang mengikuti penilaian lapangan II Tingkat Pusat Lomba Binter tingkat Kodim Ke 20, yaitu Kodim 0718/Pati untuk kategori Kodim utama dan Kodim 0717/Purwodadi untuk kategori Kodim Madya. Tentunya kita berharap kedua Kodim yang mewakili Kodam IV/Diponegoro ini mampu meraih prestasi terbaik dan sekaligus mempertahankan prestasi yang sama pada lomba Binter Tingkat Kodim Ke 19 tahun 2015. Buktikan bahwa Diponegoro Unggul dan Bermental Juara.
Dalam rangka meningkatkan Nasionalisme pimpinan Kodam IV/Diponegoro telah mengambil kebijakan melalui program Wawasan Kebangsaan yang bertujuan meningkatkan rasa cinta tanah air. Kegiatan ini difokuskan kepada para pelajar, Mahasiswa, guru dan tokoh masyarakat dengan target 250.000 orang. Oleh karena itu kegiatan Binter melalui komunikasi sosial harus lebih ditingkatkan, salah satunya melalui kegiatan Upacara Bendera di Sekolah-sekolah secara masiv, dimana para Danramil dan Babinsa menjadi Irup atau Pembinaan Upacara.
Terakhir, Saat ini kita telah berada pada musim kemarau. Menurut data di BPBD Jawa Tengah, ada 16 Kabupaten yang mengalami kekeringan dan krisis air bersih. Hal ini perlu diwaspadai karena dapat memicu timbulnya beberapa gangguan yang membahayakan, seperti Kebakaran, penyakit pernafasan, polusi udara atau masalah lainnya. Terkait dengan keprihatinan ini saya perintahkan kepada seluruh satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro baik dalam hubungan satuan maupun perorangan wajib hukumnya membantu kesulitan rakyat akibat bencana kekeringan ini. Momentum ini harus dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk lebih meningkatkan hubungan kemanunggalan TNI dengan Rakyat, karena kita semua yakin ” Bersama Rakyat TNI Kuat”.
Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer