BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Anggota Prajurit dan PNS Kodim 0729/Bantul Menerima Penyuluhan P4GN
Anggota Prajurit dan PNS Kodim 0729/Bantul Menerima Penyuluhan P4GN

Anggota Prajurit dan PNS Kodim 0729/Bantul Menerima Penyuluhan P4GN

Rabu (08/03/2017), Seluruh anggota Prajurit dan PNS Kodim 0729/Bantul menerima Penyuluhan tentang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba ( P4GN ) dari Ibu Arifin Murojak SE. MM. ( BNN Kab Bantul ) dan Bapak Raka Buntasing Panjongko ( Kejaksaan Negeri Kab Bantul ) di aula Makodim 0729/Bantul.

Komandan Kodim 0729/Bantul dalam sambutannya mengatakan, bahwa perlawanan terhadap narkoba tidak akan ada matinya sampai akhir jaman, seperti yang kita ketahui mulai dali minuman keras, merokok, hingga dengan Narkotika dan Obat-obatan terlarang ini sangat beredar luas dimasyarakat tidak memandang pria maupun wanita sampai dari yang masih kecil hingga yang sudah tua dan miskin maupun kaya sudah benyak yang terjerumus dengan narkoba ini. Oleh sebab itu dengan Penyuluhan P4GN ini kita sama-sama meningkatkan kesdaran kita untuk mencegah peredaran narkoba mulai dari sesama rekan, keluarga dan masyarakat.

Dalam Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba harus dimulai dari diri kita sendiri, tentunya dengan kesadaran diri kita masing-masing untuk menjauhi narkoba merupakan langkah yang utama, dengan harapan akan mendorong untuk memberikan pemahaman tentang P4GN kepada teman, rekan, keluarga dan lingkungan masyarakat. Terutama kepada kaum pemuda dijaman sekarang yang sudah melampai batas dalam bergaul, kita harus sama-sama menjaga generasi penerus bangsa termasuk anak-anak kita agar tidak terjerumus dalam dunia narkoba, karena apabila sudah terjerumus dalam narkoba akan mengakibatkan masa depan yang suram dan prestasi yang tidak tercapai, pasti kehidupannya akan hancur dan tidak terarah, kata Ibu Arifin.

Bapak Raka dalam materinya menyampaikan tentang beberapa hukuman tentang penyalahgunaan Narkoba, mulai dari pengedar dan pemakainya. Hukuman tersebut bermacam-macam vonisnya, tergantung peran perorangannya dan seberapa besar dia dalam menyalahgunakan Narkoba. Mulai dari hukuman penjara 3 tahun sampai puluhan tahun dengan dengan denda ratusan juta rupiah.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer