BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Antisipasi Radikalisme dan Separatisme, Korem 071/WK Gelar Binkomsos
Antisipasi Radikalisme dan Separatisme, Korem 071/WK Gelar Binkomsos

Antisipasi Radikalisme dan Separatisme, Korem 071/WK Gelar Binkomsos

Banyumas – Mengantisipasi dan mengeliminir paham Radikalisme dan Separatisme yang belakangan muncul di Indonesia, Korem 071/Wijayakusuma menggelar Pembinaan Komunikasi Sosial (Binkomsos) di Room Ferrari Meotel Hotel by Dafam Purwokerto, Banyumas, Kamis (1/8/19).

Binkomsos untuk mencegah dan menagkal paham radikalisme dan separatisme ini merupakan kerjasama Korem 071/Wijayakusuma bersama Kesbangpol Banyumas, dengan menghadirkan narasumber Kasubdit Deradikalisme BNPT Pusat Kolonel Cpl Sigit Karyadi, S.H., M.H..

Danrem 071/WK Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., dalam sambutannya yang dibacakan Kasrem Letkol Inf Heri Sumitro, S.Pd. menyampaikan, maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan adalah untuk mewujudkan ketahanan wilayah yang kuat dalam rangka tetap tegak dan keutuhan wilayah NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Sedangkan sasarannya, untuk mewujudkan kesadaran tentang arti pentingnya pemahaman terhadap bahaya radikalisme dan separatisne bagi segenap komponen bangsa, serta terbentuknya komponen bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika, imbuhnya.

Menurut Danrem, kegiatan ini sangat tepat, karena akhir-akhir ini banyak muncul berbagai bentuk gerakan yang dapat diindikasikan sebagai bentuk dan paham radikalisme dan separatisme.

“Gejala seperti ini apabila tidak dicermati dan diantisipasi secara dini dapat menjadi ancaman potensial bagi kondusivitas dan stabilitas NKRI”, tegasnya.

Permasalahan ini tidak boleh dipandang sebagai tanggung jawab pemerintah saja, namun seluruh komponen bangsa harus ambil bagian dan terlibat dalam mencegah dan menangkalnya, imbuhnya.

Diterangkan Danrem, langkah yang harus dilakukan adalah membangun dan menghidupkan terus komitmen, kesadaran dan kehendak untuk bersatu melalui pendidikan, pembinaan dan sosialisasi kemasyarakatan. Memperkuat pendidikan dan pembinaan karakter kebangsaan dengan menanamkan pemahaman yang mendalam tentang Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Memberikan pemahaman agama yang damai dan toleran sehingga masyarakat tidak mudah terjebak pada arus ajaran radikalisme.

Sementara itu, Kolonel Cpl Sigit Karyadi, S.H., M.H. selaku narasumber menyampaikan tentang strategi nasionalis, sinergitas dalam penanggulangan radikal terorisme untuk menjaga stabilitas nasional dan pencegahan faham radikal terorisme disetiap lini.

Dikatakan, terorisme merupakan kejahatan luar biasa terhadap kemanusiaan dan beradaban serta merupakan salah satu ancaman serius terhadap kedaulatan negara, hal tersebut tertuang dalam Undang-Undang RI No.5 tahun 2003.

Berdasarkan Undang-Undang No. 5 tahun 2018, pasal 6 difinisi teroris diubah menjadi setiap orang yang dengan sengaja menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut terhadap orang secara meluas, menimbulkan korban yang bersifat massal dengan cara merampas kemerdekaan atau hilangnya nyawa dan harta benda orang lain atau mengakibatkan kerusakan atau kehancuran terhadap objek vital yang strategis, lingkungan hidup atau fasilitas publik atau fasilitas internasional, dipidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, penjara seumur hidup atau pidana mati.

Dijelaskan pula bahwa akar masalah timbulnya radikalisme dan terorisme, adalah adanya ketidakadilan, dendam, ketidakpuasan, kesenjangan sosial, kemiskinan dan idiologi/paham radikalisme..

Menurutnya ada beberapa strategi dalam menghadapi radikalisme, diantaranya “Kontra Radikalisasi” yakni upaya penanaman nilai-nilai ke-Indonesiaan serta nilai-nilai non-kekerasan.

Dalam proses ini, strategi yang dilakukan melalui pendidikan baik formal maupun non formal. Kontra radikalisasi diarahkan masyarakat umum melalui kerja sama dengan tokoh agama, tokoh pendidikan, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda dan stakeholder lain dalam memberikan nilai-nilai kebangsaan, pungkasnya.

Binkomsos yang diikuti para Kakesbangpol jajaran Korem 071/WK, Gadik Madya SPN Purwokerto AKBP Edi Subroto, Kasiintelrem 071/WK Letkol Inf Rudianto, S.Pd., Kasiintel Kajari Purwokerto, Kasat Intel Polres Banyumas, FKUB Banyumas, mahasiswa dan pelajar serta eks napi teroris wilayah Korem 071/WK ini juga dihadiri Bupati Banyumas Ir.H.Achmad Husein dan Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Candra, S.E., M.I.Pol.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer