BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Awas…!!! Bahaya Laten Komunis Dan Faham Radikal
Awas…!!! Bahaya Laten Komunis Dan Faham Radikal

Awas…!!! Bahaya Laten Komunis Dan Faham Radikal

Cilacap – Tanda-tanda bangkitnya faham komunis secara kasat mata memang tidak kelihatan, oleh karena itulah disebut dengan bahaya laten. Mengantisipasi bangkitnya Bahaya Laten Komunis (Balatkom) dan faham radikal Kodim 0703/Cilacap menggelar sosialisasi Balatkom di Aula Satya Kartika Makodim 0703/Cilacap, Senin (6/11/2017).

Sosialisasi dengan tema ” Melalui Pembinaan Antisipasi Balatkom Dan Faham Radikal Prajurit TNI AD Senantiasa Waspada Dan Mampu Mengambil Langkah Yang Tepat Dalam Mengamankan Dan Menjaga Keselamatan Bangsa Kesatuan Republik Indonesia Dalam Rangka Mencegah Segala Bentuk Ancaman Bangkitnya Kembali Bahaya Laten Komunis Dan Faham Radikal” disampaikan oleh Pasi Intel Kodim 0703/Cilacap Kapten Inf Taryun sebagai narasumber dan diikuti oleh seluruh anggota jajaran Kodim 0703/Cilacap, FKPPI, PPAD serta Perip Kabupaten Cilacap.

Komandan Kodim 0703/Cilacap Letkol Inf Yudi Purwanto, dalam sambutanya menyampaikan, bahwa faham komunis memiliki cara pandang yang cenderung anti agama dan menolak sistem kekeluargaan, hal ini jelas sangat bertentangan dengan Ideologi Pancasila. Sementara paham radikal akan selalu berusaha untuk memaksakan penggunaan kaidah dan nilai-nilai agama tertentu untuk mengganggu dan mengacaukan solidaritas kerukunan antar umat beragama, persatuan dan kesatuan bangsa.

Secara organisasi memang komunis memang sudah tidak ada lagi, tetapi jika kondisinya memungkinkan, sewaktu-waktu bisa muncul, karena sifatnya laten, mengendap menunggu momen yang tepat, selanjutnya mengambil kesempatan untuk melaksanakan aksinya. Faham komunis dan faham radikal yang mengatasnamakan agama, kedua-duanya tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan dan kesatuan, permusyawaratan dan berkeadilan sosial.

Bagaimana cara menghadapi Balatkom dan Radikal adalah dengan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, meningkatkan pemahaman kembali terhadap nilai-nilai Pancasila, meningkatkan wawasan kebangsaan, meningkatkan kemanunggalan TNI-Rakyat, mewaspadai terhadap upaya penyusupan, karena perlu diingat bahwa komunis di Indonesia merupakan bahaya laten yang tidak pernah mati, akan tetapi hanya berubah bentuk serta akan terus berkembang dengan gaya baru, ungkap Dandim.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer