BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Babinsa 01 Demak Kota Bantu Pembangunan Irigasi Hindari Puso
Babinsa 01 Demak Kota Bantu  Pembangunan Irigasi Hindari Puso

Babinsa 01 Demak Kota Bantu Pembangunan Irigasi Hindari Puso

Demak– Untuk mendukung program pertanian dan tanaman pangan di Kabupaten Demak, Dinas PU dan Pengairan Kabupaten Demak dibantu Babinsa Koramil 01 Demak Kota,Poktani dan Darmotirto memberikan bantuan dalam bentuk penggalian irigasi sepanjang 200 meter menghadapi musim tanam satu yang berada di Kecamatan Demak Kota (29/09).

Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Demak terus berkonsentrasi membangun saluran irigasi untuk kemajuan pertanian. Tahun 2015 ini, PU Pengairan terus mengembangkan pengembangan daerah irigasi pertanian. Tujuannya, untuk memperluas cakupan lahan pertanian di Demak.

Salah satu contoh pengembangan saluran irigasi yang sudah dilakukan di Desa Singorejo, Kecamatan Demak sehingga para petani semakin mudah mendapatkan air untuk irigasi pertaniannya.

Tidak hanya di lokasi itu, Dinas PU Pengairan juga bertekad terus mengembangkan lahan pertanian. Terutama saluran irigasi yang menjadi kebutuhan pokok pertanian. Beberapa lokasi lainnya juga dalam waktu dekat akan dimonitoring oleh PU Pengairan.

Kepala PU Pengairan Demak yang di wakilkan kepada Babinsa Singorejo koramil 01/Demak Kota Koptu Riyanto mengatakan, pihaknya akan terus melakukan peningkatan pembangunan. Baik pembangunan fisik maupun nonfisik. ”Kami berkomitmen mengembangkan irigasi pertanian. Sehingga masyarakat merasakan kemudahan dalam mengembangkan pertaniannya. Salah satunya dengan pembuatan sumber baru di sejumlah titik,” katanya kemarin.

Prioritas pembuatan sumber baru itu di daerah pertanian yang mengalami kesulitan air sehingga jumlah lahan pertanian berkembang,dengan harapan bisa berdampak pada meningkatnya hasil produksi pertanian.

Upaya yang dilakukan Dinas Pengairan, lanjutnya, selain melakukan normalisasi dan pembangunan saluran irigasi, pembagian air secara adil (bergilir) agar pasokan air tidak habis sebelum masa tanam dan pengaturan pola tanam untuk seluruh petani, serta bersinergi dengan pihak-pihak terkait, seperti Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) dan Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluh (BKP3) daerah itu.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer