BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Babinsa Koramil 04/Danurejan Siapkan Warga Hadapi Bencana Sejak Dini
Babinsa Koramil 04/Danurejan Siapkan Warga Hadapi Bencana Sejak Dini

Babinsa Koramil 04/Danurejan Siapkan Warga Hadapi Bencana Sejak Dini

Kampung Tangguh Bencana (KTB) Tegal Panggung kecamatan Danurejan Yogyakarta menggelar simulasi cara menanggulangi bahaya banjir dan kebakaran. Simulasi ini dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 28 Agustus 2016 dengan titik kumpul di depan asrama mahasiswa NTT yang melibatkan seluruh warga RW 11,12 dan 13 Tegal Panggung beserta Babinsa dan Babinkamtibmas Tegal Panggung. Turut hadir dalam acara simulasi tersebut camat, Danramil, Kapolsek, Kapuskesmas Danurejan dan lurah Tegal Panggung.

Pukul 08.00 WIB simulasi dimulai. Diawali dengan pengumuman melalui pengeras suara mushola setempat oleh warga bahwa telah terjadi banjir di kali Code yang terletak disebelah barat kampung Tegal Panggung. Wargapun lari berhamburan menyelamatkan diri dan barang-barang berharga lainnya. Tak lama berselang, datang petugas KTB beserta Babinsa dan Babinkamtibmas Tegal Panggung yang mengarahkan mereka untuk dievakuasi di titik kumpul utama depan asrama mahasiswa NTT. Di titik kumpul utama itu sudah dibangun beberapa tenda yang dijadikan Posko Kesehatan, Posko Pendataan Warga, Posko Trauma Healing dan dapur umum.

Petugas keamanan KTB beserta Babinsa dan Babinkamtibmas Tegal Panggung melakukan penyisiran di rumah-rumah warga yang ditinggalkan. Pada saat patroli, mendapati pencuri yang sudah diamuk massa. Kemudian diamankan oleh Babinsa dan Babinkamtibmas ke posko keamanan supaya terhindar dari amukan warga, kemudian di bawa ke Polsek Danurejan untuk diproses hukum beserta barang bukti hasil curiannya. Babinsa dan Babinkamtibmas juga mengamankan jalannya evakuasi terhadap anak-anak dan lansia untuk dibawa ke posko di titik kumpul. Babinsa dan Babinkamtibmas juga ikut mengevakuasi lansia yang bersikeras tidak mau mengungsi karena bisa membahayakan keselamatannya. Dengan susah payah dan penuh kesabaran akhirnya lansia tersebut bisa dievakuasi dari dalam rumahnya yang mulai digenangi air.

Sebuah rumah kecil di jalan Tegal Panggung dilaporkan terbakar. Warga dengan peralatan seadanya berusaha memadamkan api. Namun api semakin berkobar, membakar seisi rumah. Pemadam kebakaran dari BPBD kota Yogyakarta dihubungi. Tak lama kemudian datang sebuah unit pemadam kebakaran lengkap dengan peralatan dan petugasnya. Dalam waktu yang tidak begitu lama, apipun berhasil dipadamkan.

Diakhir acara evaluasi, Budi Santosa SSTP.Msi selaku camat Danurejan memberikan ucapan selamat dan apresiasi kepada warga Tegal Panggung dan berharap simulasi itu dapat memberikan pemahaman kepada semua warga Tegal Panggung untuk mengantisipasi datangnya bencana serta berharap kejadian sungguhan tidak pernah ada. “Mudah-mudahan jangan terjadi bencana, kita do’akan bersama ya. Tapi kalau terjadi bencana kira-kira sudah tau tho apa yang harus dikerjakan ?”, ujarnya.

Simulasi KTB ini juga sangat mendukung tugas pokok TNI yang menciptakan RAK juang yang tangguh dan membuktikan kemanunggalan TNI dan rakyat yang terus bahu membahu menjaga warga dalam situasi bencana alam yang sewaktu-waktu bisa terjadi tanpa mengenal lelah dan letih.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer