BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Babinsa Koramil 12/Mlati Motivasi Kelompok Tani Dalam Kegiatan Sosialisasi P3A
Babinsa Koramil 12/Mlati Motivasi Kelompok Tani Dalam Kegiatan Sosialisasi P3A

Babinsa Koramil 12/Mlati Motivasi Kelompok Tani Dalam Kegiatan Sosialisasi P3A

(Mlati) – Perlindungan lahan pangan yang berkelanjutan yang di canangkan pemerintah dalam melindungi ketersediaan air dan lahan yang semakin berkurang masalah ini perlunya pemahaman dari berbagai lapisan masyarakat khususnya para petani. Pelaksanaan Sosialisasi Legalisasi Pemberdayaan Petani Pemakai Air (P3A) di rumah bp Parjimin ketua pok tani Tunas jaya dsn Kadilangu Sumberadi Mlati. Rabu(15/3)

Disampaikan Komandan Ramil 12/Mlati Dim 0732/Sleman Mayor Inf Totok saat sosialisasi , Danramil mengatakan Sosialisasi ini harapannya untuk meningkatkan kinerja dalam pengelolaan jaringan irigasi di tingkat usaha tani menuju organisasi P3A mandiri dan berkelanjutan. tegasnya.

Camat Mlati Bp Drs Suyudi. MM. dalam sambutannya mengawali kegiatan Sosialisasi legalisasi P3A ini bukan semata mata memberikan modal kepada P3A namun untuk menjalankan organisasinya serta lebih menambah berbagai aspek pengetahuan dan keterampilan serta pembenahan sikap melalui pelatihan yang terkait tentang Tata Guna Air di tingkat usaha tani. Rencana sosialisasi yang akan berjalan 3 x pertemuan tersebut meliputi : bidang teknis irigasi, pertanian, dan pengembangan organisasi P3A serta materi pendukungnya.

Petani memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan dan pengembangan jaringan irigasi di tingkat sistem irigasi tersier.
Pemberdayaan P3A ini dimaksudkan agar terciptanya keterlibatan P3A dalam mendukung program dari Pemerintah dalam meningkatkan produktifitas lahan dalam rangka meningkatkan produksi pertanian, ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani

Disampaikan Bp Ir Bambang Haryanto Kasi Sarpras bidang Tanaman paman kabupaten Sleman, Pemberdayaan P3A pada sistem irigasi ditujukan untuk memandirikan kelembagaan tersebut dalam teknik, sosial ekonomi, kelembagaan dan pembiayaan melalui perkuatan terhadap yang Organisasi berstatus badan hukum, manajemen organisasi, pengakuan terhadap keberadaannya dan tanggung jawab pengelolaan irigasi di wilayahnya serta kemampuan teknis pengelolaan irigasi dan usaha tani, pengelolaan keuangan dan dalam upaya mengurangi ketergantungan terhadap pihak lain serta kemampuan kewirausahaan untuk menopang jalannya roda organisasi dalam rangka pembiayaan pengelolaan dan pengembangan irigasi tersier dan irigasi lainnya yang menjadi tanggung jawab petani dan berpartisipasi dalam pengelolaan dan pengembangan jaringan irigasi primer/sekunder yang menjadi tanggung jawab pemerintah baik Pemerintah Pusat, Propinsi maupun Kabupaten/Kota.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer