BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / DANDIM 0703/CILACAP : MAMPU MENGEKSPOR BERAS dengan MENINGKATKAN PERTANIAN
DANDIM 0703/CILACAP : MAMPU MENGEKSPOR BERAS dengan MENINGKATKAN PERTANIAN

DANDIM 0703/CILACAP : MAMPU MENGEKSPOR BERAS dengan MENINGKATKAN PERTANIAN


Cilacap – Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf. Ferdial Lubis, MPICT memimpin rapat Koordinasi Serapan Gabah Petani (SERGAP) Kodim 0703/Cilacap Tahun 2017 bertempat di Aula Satya Kartika Makodim setempat, Rabu (08/02).

Dalam rakor tersebut hadir unsur terkait seperti Kabulog Subdivre Banyumas Wastono, S.H, selanjutnya para Kepala gudang Bulog, para Pasi Kodim dan para Danramil jajaran Kodim 0703/Cilacap, para Babinsa serta para mitra Bulog se Kabupaten Cilacap.

Dalam sambutannya Dandim 0703/Cilacap Letnan Kolonel Inf Ferdial Lubis, MPICT selaku Komandan Satgas menyampaikan bahwa Rakor SERGAP yang dilaksanakan merupakan wadah untuk menyamakan persepsi tentang pelaksanaan program SERGAP dikalangan agar dalam pelaksanaannya dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Swasembada Pangan sangat erat kaitannya dengan Ketahanan Nasional, untuk itu Kodim 0703/Cilacap turut serta dalam mensukseskan, mengawal dan mendampingi demi tercapainya Swasembada Pangan Nasional yang salah satunya adalah Program SERGAP.

“Program SERGAP merupakan tugas dan tanggung jawab kita bersama, Kodim 0703/Cilacap dalam hal ini mendukung sepenuhnya terhadap Program Pemerintah khususnya di bidang pertanian dan bukan lagi menjadikan sebagai tugas tambahan akan tetapi sudah menjadi Tugas Pokok sebagai Satuan Komando Kewilayah di wilayah Kabupaten Cilacap untuk turut serta mensukseskan Swasembada Pangan Nasional.

Dandim juga menyampaikan program SERGAP merupakan kebijakan Pemerintah yang dalam pelaksanaannya bekerjasama dengan TNI, hal ini sangat perlu dilakukan karena serapan gabah/beras/gabah setara beras oleh Bulog”, Jelas Dandim.

Lebih lanjut, bahwa Program Pemerintah pada tahun lalu untuk Stok Pangan Nasional terutama beras, sudah terlaksana dengan baik dan berhasil. Untuk itu, pada tahun 2017 ini dan seterusnya Pemerintah mempunyai program pangan terutama beras agar bisa mengekspor ke negara lain, karena untuk stok nasional saat ini sudah terpemenuhi.
” Mari kita segera bangkit dan bangun untuk meningkatkan dan mendukung program pemerintah dengan bekerja sama dengan bulog, mitra bulog, gapoktan, para petani, dan para Babinsa untuk bisa melaksanakan program pemerintah tersebut, stok pangan nasional, dan mampu mengekspor beras dengan meningkatkan pertanian”, imbuhnya.

Hal tersebut dipertegas oleh Kepala Bulog Subdivre Banyumas Wastono, S.H, bahwa untuk mendukung program pemerintah yaitu stok pangan nasional maka tentunya kualitas beras yang diserap oleh Bulog harus memenuhi kriteria standarisasi dari pemerintah. Untuk itu ia mengharapkan terutama alkap tester baik pada bulog maupun para tengkulak diwilayah khususnya di Kabupaten Cilacap agar sama.” Ujarnya.

Selain itu, kebanyakan para petani atau gapoktan untuk pengeringan gabah masih menggunakan cara manual sehingga apabila musim penghujan sangat pengaruh untuk kwalitas gabah. Untuk menyiasati hal tersebut Ia menganjurkan kepada para gapoktan untuk membuat alat pengering dengan lahan yang di semen sehingga di musim kemarau gabah akan cepat kering”, jelas Kabulog.

” Banyak sarana pengering gabah yang bisa kita lakukan salah satunya dengan cara pengopenan yaitu dengan sarana pengeringan minyak tanah dan kayu bakar untuk membakar alat open sehingga gabah kerin. Bisa juga dengan alat pengopen dari listrik namun agak mahal.” paparnya.

Untuk mendukung program pemerintah ini, dari Bulog menyampaikan kesiapannya untuk bekerja sama dengan mitra Bulog, Kodim 0703/Clp, para petani maupun gapoktan yang ada di wilayah Kabupaten Cilacap untuk meningkatkan swasembada pangan khususnya swasembada beras agar kedepan bangsa Indonesia untuk stok pangan nasional terpenuhi serta mampu mengekspor berasnya ke luar negeri.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer