BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Dandim 0711/Pml Tutup TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2018
Dandim 0711/Pml Tutup TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2018

Dandim 0711/Pml Tutup TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2018

Pemalang. Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Edy Supriyadi, S.S., M.M., M. Tr (Han)., secara resmi menutup TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2018, yang dilaksanakan di lapangan Dusun Kemamang ,Desa Suarajaya, Kec. Pemalang, Kab. Pemalang, Selasa (13/11/18)

Kegiatan TMMD Sengkuyung yang hanya ada di wilayah Kodam IV/Diponegoro ini mengusung merupakan imbangan dari TMMD Reguler yang diprogramkan oleh TNI AD.

Hadir dalam upacara penutupan TMMD Sengkuyung, Wakil Bupati Pemalang Drs. Martono, Kajari Pemalang Ferizal, SH., MM., Kabagops Polres Pemalang Kompol Alkaf Caniago, Dandenpomal Lanal Tegal Kapten Laut (PM) M. Atfal.

Upacara penutupan ditandai dengan penyerahan berita acara hasil proyek sasaran fisik dari Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Edy Supriyadi, S.S., M.M., M. Tr (Han) kepada Bupati Pemalang yang diwakili Wakil Bupati Drs. Martono.

Adapun hasil yang dicapai dalam kegiatan tersebut diantaranya peningkatan jalan/makadam sepanjang 830 m dan lebar 3 m yang menghubungkan Desa Surajaya Kec. Pemalang dengan Desa Penusuan Kec. Bantarbolang, pembuatan jembatan beton sebanyak 2 unit dan infrastruktur lainnya. Sedangkan kegiatan non fisik diantaranya pelayanan KB dan pemeriksaan kesehatan, penyuluhan bahaya Narkoba, penyuluhan radikalisme dan terorisme, wawasan kebangsaan, penyuluhan tentang bencana alam dan masih banyak lagi. Semua dilakukan oleh TNI, Polri dan Komponen bangsa lainnya secara bergotong-royong bahu membahu selama satu bulan penuh untuk menyelesaikan semua sasaran yang telah direncanakan

Sementara itu, Kasad Jenderal TNI Mulyono dalam amanat tertulis yang dibacakan Dandim 0711/Pemalang menerangkan melalui TMMD terpancar semangat kebersamaan dan gotong royong. Hal ini yang menjadi refleksi kekuatan yang sangat besar dari segenap komponen bangsa untuk mengatasi berbagai persoalan pembangunan dan problematika kesejahteraan masyarakat.

Semangat kebersamaan seperti inilah yang sebenarnya merupakan hakikat dari Kemanunggalan TNI dengan Rakyat, yang merupakan roh perjuangan Bangsa dan akan terus kita bangun serta pelihara. Kemanunggalan ini merupakan aktualisasi peran TNI dalam mewujudkan seluruh potensi wilayah dan masyarakat sebagai pendorong kemajuan Bangsa, yang bermuara pada terbentuknya kekuatan pertahanan nasional yang kokoh.

Dengan mengangkat tema “TNI Manunggal Rakyat dalam Mewujudkan Desa yang Maju, Sejahtera dan Demokratis.”

Tema ini sejalan dengan visi Pemerintah Pusat melalui kebijakan “Membangun Indonesia dari pinggiran”.

Menurut Kasad, kebijakan ini memberikan kesempatan untuk membantu daerah-daerah yang belum tersentuh pembangunan secara merata, sekaligus sebagai momentum untuk menggelorakan kembali semangat gotong-royong serta memantapkan apa yang saya sebut sebagai Imunitas Bangsa.

Dijelaskan, bahwa konsep Imunitas Bangsa merupakan wujud kepedulian dan keprihatinan TNI AD dalam memandang persoalan sosial, yang berakar dari perubahan sikap hidup dan pudarnya nilai-nilai luhur budaya Bangsa, seperti semangat untuk bersatu, menghormati perbedaan, pantang menyerah dan rela berkorban.

Dengan berakhirnya TMMD, Kasad berpesan kepada Satgas TMMD untuk tetap mempertahankan kebersamaan dan kemanunggalan TNI-Rakyat serta meningkatkan semangat bekerja dan membangun bersama. Dan yang tak kalah penting adalah memelihara hasil program TMMD dan terus membangun serta mengembangkan potensi desa masing-masing.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer