BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Dandim 0716 Demak Hadiri Karnaval Sambut 1 Muharam
Dandim 0716 Demak Hadiri Karnaval Sambut 1 Muharam

Dandim 0716 Demak Hadiri Karnaval Sambut 1 Muharam

Ribuan santri, pelajar dan Ormas Islam pagi ini mengilkuti karnaval dalam rangka menyambut datangnya tahun baru Hijriyah yang dipusatkan di Alun Alun depan Masjid Agung Demak. Dandim 0716 Demak Letkol Inf Nanang T.T Wibisono S.A.Phadir di panggung kehormatan pada acara karnaval untuk menyemarakkan Awal tahun 1437 H di Kabupaten Demak dan  diawali dengan gelaran karnaval akbar di sepanjang jalan Sultan Fatah, Rabu (14/10/2015). Karnaval yang disaksikan oleh puluhan ribu masyarakat Demak tersebut diikuti oleh 137 kontingen dari berbagai wilayah se-Kabupaten Demak.

Acara ini dimotori oleh Majlis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Demak dengan peserta pawai santri dari pondok pesantren, pelajar dilingkungan Demak serta ormas Islam di Kabupaten Demak yakni Ansor, Banser, Fatayat, IPNU,IPPNUdan Pemuda Muhammadiyah dengan mengambil rute start dari depan kantor kejaksaan dan finish di Depan Masjid Agung Demak.

Panitia acara karnaval Muhammad Asyiq menuturkan, pertama kali diadakannya karnaval tersebut dilatarbelakangi oleh ketimpangan acara yang diadakan dalam menyambut tahun baru. “Kalau tahun baru masehi itu dulu pas masanya Alm Pak Tafta Zani, tahun 2007, di Tembiring kan ramai banget. Tapi, kenapa di tahun baru islam kok tidak. Padahal kan Demak ini dikenal sebagai Kota Wali. Mulai dari situ, kami tergerak untuk menyambut tahun baru islam ini dengan meriah,” jelas Ketua MUI Kabupaten Demak tersebut.

Dia menambahkan, saat pertama kali diadakan karnaval menyambut tahun baru islam, pihaknya mengaku tidak memiliki anggaran. Sebab itulah, segala anggaran untuk transportasi maupun konsumsi, dibebankan seluruhnya pada kontingen karnaval yang terdiri dari siswa-siswi SD-SMA/ sederajat se-Kabupaten Demak. Namun, sekarang ini peserta karnaval memperoleh uang sumbangan sebesar Rp500 ribu per kontingen.

Seiring berjalannya waktu, peserta yang ingin mengikuti karnaval pun makin bertambah. Salah satunya yakni dari Paguyuban Ojek Wisata Tembiring Jogo Indah Demak yang justru mengajukan diri untuk mengikuti karnaval. “Mereka justru yang minta untuk ikut karnaval karena merasa bagian dari Demak ini,” paparnya.

Muhammad Asyiq berharap, awal tahun ini dijadikan awal mulainya segala kebaikan. “Makna hijrah ini kan berpindah; pindah dari hal-hal yang dilarang oleh Allah. Pindah dari keterbelakangan agar menguasai ilmu pengetahuan, agar islam ini bisa menjadi agama rohmatalilalamin.”

Selain Paguyuban Ojek Wisata Tembiring Jogo Indah Demak, kontingen karnaval lainnya berasal dari komunitas sepeda onta dan juga vespa.
Selama ini memperingati tahun baru foya foya adanya, tapi beda dengan umat Islam dalam menyambut 1 Muharam, biasanya diisi dengan tirakatan baik mujahadah, istighotsah maupun refleksi, qiyqmullai lha ini adik adik pelajar dan santri biar bisa merubah tradisi itu” Tambahnya.

Peserta karnaval disambut pejabat pemkab dan ulama dipanggung kehormatan, yakni Bupati Demak,Kapolres,Ka Kemenag Demak, Ketua DPRD, SKPD, Ketua MUI serta tamu undangan lain, disamping itu acara disambut meriah oleh ribuan pengunjung disepanjang jalan yang dilalui peserta.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer