BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Dandim 0716/Demak Hadiri Rapat Koordinasi Desk Pilkada
Dandim 0716/Demak Hadiri Rapat Koordinasi Desk Pilkada

Dandim 0716/Demak Hadiri Rapat Koordinasi Desk Pilkada

Pemerintah kabupaten Demak akan terus menggelar pertemuan desk pilkada. Ini bertujuan agar Pemda Demak mendapatkan informasi tentang pelaksanaan kenduri demokrasi. Sehingga bisa meminimalisasi munculnya pemilih ganda.

Turut hadir pada rapat Desk Pilkada tersebut Bupati Demak H.M Dachirin Said, Dandim 0716/Demak Letkol Inf Nanang T.T Wibisono S.A.P,Kapolres Demak AKBP Heru Sutopo S.I.K, Ketua KPU Demak Mahmudi M.Fil, Ketua Panwaslu Demak Khoirul Saleh, S.Sos, MH serta tamu undangan lainnya.

Bupati Demak H.M Dachirin Said berharap semuanya bisa berjalan lancar. Apalagi, Demak sebagai kota agamis, menggelar pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (pilkada) udah beberapa kali. “Mudah-mudahan semuanya bisa berjalan lancar dan aman tanpa halangan sesuai tahapan pilkada,” harap Dachirin saat memimpin rapat desk pilkada di kantor rapat bupati Demak, Jum’at (4/12).

Tak hanya itu, dia menginginkan rapat desk pilkada dilaksanakan untuk memantau perkembangan dari tahap ke tahap pelaksanaan pilkada. “Jadi, kalau ada permasalahan bisa lebih cepat teratasi. Saya mengucapkan terima kasih atas paparan dan penjelasan dari KPU agar kami bisa terus mengikuti pelaksanaan pilkada,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Demak Dr.Singgih Setyono, mengatakan digelarnya rapat desk Pilkada bertujuan untuk menganalisis, memprediksi situasi politik dan memberikan rekomendasi langsung kepada Bupati Demak.

“Dengan demikian pak Bupati dapat mengambil suatu kebijakan dan menentukan langkah dalam mengambil keputusan, sehingga secara teknis nantinya dalam kondisi tertentu Tim Desk Pilkada dapat segera melaporkan dan memberikan masukan akan kondisi di lapangan kepada Bupati,” kata Singgih saat memberi sambutan pada rapat desk Pilkada.
Ketua KPU Demak Mahmudi M.Fil menyampaikan laporannya kepada pemda mengenai data pemilih sementara dan data pemilihan tetap. Karena, separuh tahapan pelaksanaan pilkada terkonsentrasi pada jumlah data pemilih. “Yang selalu dibahas menjelang pilkada adalah jumlah data pemilih. Jadi separuh tahapan pelaksanaannya terkonsentrasi ke sana,” jelasnya.

Saat ini, KPU Demak mendata seluruh jumlah TPS sekabupaten Demak ada 1757,dengan daftar pemilih tetap 858.300 ,DPTB-1 407,DPTB-1 : Daftar pemilih tambahan 1 adalah Pemilih Tambahan yamg tidak masuk dalam DPT,DPTB-2 : Pemilih yang tidak masuk dalam DPT dan DPTB-1, namun menggunakan Hak pilihnya dengan menggunakan KTP/Identitas lainya serta DPPH : Daftar pemilih tambahan, Yaitu pemilih yang karena sesuatu tidak bisa menggunakan Hak Pilihnya di TPS setempat, namun menggunkan Hak Pilihnya di TPS lain.

“Kami menemukan sebelum menentukan daftar pemilih tetap (DPT) pada 4 Oktober, sekaligus melakukan pembersihan terkait data ganda pemilu. Kami sudah menyampaikan berdasarkan pencermatan kami secara angka memang variatif ditemukan di seluruh kabupaten/kota,” paparnya.
Sementara pada kesempatan yang lain,Dandim 0716/Demak, Letkol Inf Nanang T.T Wibisono S.A.P memerintahkan seluruh personil Kodim 0716/Demak agar tidak ragu dalam bertugas. Menurutnya, pengamanan Pilkada merupakan amanah undang-undang yang harus dilaksanakan. Tingkat kerawanan di wilayah Demak ini berstatus sedang, meski begitu segala kemungkinan bisa saja terjadi, karenanya harus tetap siaga,” katanya.
“Hal terpenting dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan Pilkada ini adalah kondisi keamanan dan ketertiban yang kondusif,” katanya.
Pihaknya berharap,melalui pertemuan ini dapat meningkatkan kordinasi dan sinergisitas antara penyelenggara pemilu, pemerintah daerah, TNI/Polri dan unsur terkait lainnya dalam menjaga kekondusifan sebelum, pada saat dan sesudah penyelenggaraan pilkada.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer