BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / DANDIM 0731/KULONPROGO DAMPINGI KUNJUNGAN IRJEN KEMENTERIAN PERTANIAN DI LOKASI CETAK SAWAH BARU
DANDIM 0731/KULONPROGO DAMPINGI KUNJUNGAN  IRJEN KEMENTERIAN PERTANIAN DI LOKASI CETAK SAWAH BARU

DANDIM 0731/KULONPROGO DAMPINGI KUNJUNGAN IRJEN KEMENTERIAN PERTANIAN DI LOKASI CETAK SAWAH BARU

 Irjen Kementerian Pertanian beserta rombongan pada hari Selasa tanggal 09 September 2016 melaksanakan kunjungan di lokasi cetak sawah baru di Desa Donomulyo Kecamatan Nanggulan, Desa Sentolo Kecamatan Sentolo dan Desa Sendangsari Kecamatan Pengasih, mulai pukul 10.00 WIB s.d 14.30 WIB.
Lokasi cetak sawah baru yang dikunjungi berada di P3A Sekar Mulyo Desa Donomulyo Kecamatan Nanggulan Ketua Bapak Gimo dengan luas sawah baru 34 hektar, P3A Sidorejo Desa Sentolo Kecamatan Sentolo Ketua Bapak Slamet luas sawah baru 9 hektar dan Kelompok Tani Ngadi Rukun Desa Sendangsari, Kecamatan Pengasih Ketua Bapak Wagiran luas lahan 7 hektar. Untuk sawah baru di Desa Donomulyo baru ditanami komoditas tanaman padi, sawah baru yang ada di Desa Sentolo dan Desa Sendangsari ditanami komoditas tanaman jagung.

Kunjungan Irjen Kementerian Pertanian Ir. Gatot Iriyanto didampingi oleh Komandan Kodim 0731/Kulonprogo Letkol Arm Teguh Tri Prihanto Usman, S.Sos Ibu Weningtyas, S. P. Kepala Bagian Tanaman Pangan Dinas Pertanian Propinsi DIY, Ir. Bambang Budi Harsono, M. M. Kepala Dispertahut Kulonprogo, Kapten Inf Sukamta Danramil 06/Nanggulan, BP3K Kecamatan Nanggulan, Kasi Kesra Desa Nanggulan, Babinsa Desa Donomulyo Serda Hary, P., Ketua P3A dan Kelompok Tani serta Tamu Undangan. Dalam kunjungan ini diaIog dengan Irjen Kementerian Pertanian dilaksanakan di lokasi sawah baru baik di Desa Donomulyo, Desa Sentolo dan Desa Sendangsari. Petunjuk Irjen untuk wilayah Donomulyo agar ditambah lagi untuk cetak sawahnya karena masih cukup memungkinkan dan pengairan cukup bagus. Sawah baru di Sentolo terkesan kurang ada perhatian yang sungguh – sungguh dalam pengelolaan dan sawah baru Sendangsari perlu segera dibuatkan irigasi yang permanen karena yang saat ini ada sangat kurang memadahi. Pada kesempatan ini Irjen menginginkan ada Kelompok Tani yang bersungguh – sungguh mau mencoba varitas tanaman padi baru dengan usia tanam 70 hari, dengan tujuan kalau sebelumnya satu tahun tanam 2 kali bisa menjadi tanam 3 kali, kalau semula tanam 3 kali menjadi 4 kali. Kelompok Tani yang dimaksud adalah kelompok yang dalam istilah Jawa “manut diatur” oleh Dinas Pertanian mulai dari pembibitan sampai panen.
Demikian rangkaian kegiatan kunjungan Irjen Kementerian Pertanian di tiga lokasi sawah baru wilayah Kulonprogo dapat berjalan dengan lancar tertib dan aman.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer