BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Dandim 0733-BS/Semarang Hadiri Pelantikan Walikota Semarang
Dandim 0733-BS/Semarang Hadiri Pelantikan Walikota Semarang

Dandim 0733-BS/Semarang Hadiri Pelantikan Walikota Semarang

SEMARANG(17/2)-Bertempat di lapangan Pancasila kawasan Simpang Lima Kota Semarang Dandim 0733-BS/Semarang Kolonel Kav Puji Setiono beserta Istri menghadiri pelantikan 17 dari 21 pasangan kepala daerah hasil pilkada serentak tahun 2015 di Jawa Tengah salah satunya pasangan Walikota Semarang terpilih Hendrar Prihadi, S.E,MM – Hevearita Gunaryati Rahayu, Rabu(17/02/2016).

Hadir dalam kegiatan tersebut Pangdam IV/Diponegoro beserta istri, Gubernur Jawa Tengah beserta Istri, Kapolda Jawa Tengah beserta Istri, Danlanal Semarang beserta Istri, DPRD dan DPD Provinsi, kota dan kabupaten se Jawa Tengah, para Muspida provinsi, kota dan kabupaten se Jawa Tengah ,Tamu Undangan dan warga masyarakat Kota Semarang.

Dalam sambutannya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berpesan, “Agar usai pelantikan ini para kepala daerah Walikota dan Bupati harus sudah mulai bekerja dengan baik dan maksimal karena banyak pekerjaan rumah yang belum terselesaikan, Seperti halnya Kemiskinan, Pembangunan infrastruktur serta banyak hal”, Ungkapnya.

Ia melanjutkan, Bahwa PR terbesar yang dihadapi bersama saat ini adalah kemiskinan masih tinggi. Ada 15 daerah yang masuk daerah merah kemiskinan sehingga perlu penanganan yang komprehensif. Tindakannya mesti spesial, semua elemen, kepala daerah bersama-sama mengatasi hal ini. Kami minta bantuannya kepada anggota DPRD dan DPD untuk menyelesaikan persoalan kemiskinan.

Selain kemiskinan, ia juga berpesan agar Jawa Tengah bisa menjadi provinsi,kabupaten/kota yang tangguh bencana. Nilai yang ada di masyarakat terutama diJawa Tengah dan DIY yaitu, Gotong Royong menjadi modal utama menanggulangi bencana.

Persoalan lainnya demam berdarah dimana fogging tidak akan menyelesaikan masalah dan hanya bersifat sementara. Pemberantasan sarang nyamuk itu yang utama, harus dilakukan bersama-sama.

Masalah lainnya, angka kematian ibu dan bayi tahun ini memang menurun tetapi tidak signifikan. Kota Semarang angka kematian ibu dan anak cukup tinggi maka dari itu diperlukan adanya penanganan yang khusus dan signifikan.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer