BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / DANDIM BANTUL HADIRI WORKSHOP PELESTARIAN BUDAYA MATARAM
DANDIM BANTUL HADIRI WORKSHOP PELESTARIAN BUDAYA MATARAM

DANDIM BANTUL HADIRI WORKSHOP PELESTARIAN BUDAYA MATARAM



Minggu (26/2/2017) pukul 09.30 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Bantul Jl. Ir. H. Juanda No.1 Trirenggo Bantul telah berlangsung kegiatan Workshop dalam rangka Pelestarian Budaya Jemparingan Gagrak Mataram.

Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Herlina Hidayati Sip.MM dari Dinas kebudayaan DIY, Komandan Kodim 0729/Bantul Letkol Inf Agus Widianto, Raden Tumenggung Hadiningrat, dan beberapa peserta undangan dan abdi dalem keraton kurang lebih sekitar 100 orang. Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan budaya gagrak mataran serta melatih keselarasan mata dan hati dalam panahan gagrak ngayogjokarto.

Dinas kebudayaan Jogjakarta berusaha melestarikan budaya gaya jemparingan gaya Mataraman yang selama ini sering di tunjukkan baik tingkat daerah maupun tingkat nasional. Keterbatasan pembuatan sarana dan prasarana untuk membuat alat panahnya tidak menyurutkan niat untuk melestarikan jemparingan gaya Mataraman. Masyarakat sampai saat ini antusias dan mendukung melestarikan situs yang ada dan dalam pelestarian tidak boleh menyimpang dari filosofi-filosofi kebudayaan yang ada di Keraton Mataram Yoggyakarta, kata Herlina.

Pada pagi hari ini bertepatan saat berdirinya Keraton Mataram Yogyakarta yang ke -217, saat itu Belanda hengkang dari jokjakarta pada hari kamis pon tanggal 13 Maret 1755 pada masa kepemimpinan Raja Sri Sultan HB IX, ini adalah peringatan yang ke-217 dan kita berusaha melestarikan kebudayaan jemparingan gagrak Mataram. Dalam falsafah yang ada adalah pamentangeng gandewo dan pantengeng Cipto itu sama dengan latihan konsentrasi dalam panahan gagrak ngayojakatro dengan mengunakan mata dan mengunakan hati, kata Raden Tumenggung Hadiningrat.

Daerah Istimewa Yogyakarta ( DIY ) memang memiliki banyak budaya yang harus senantiasa dijaga dan dilestarikan, terutama budaya adat yang masih kental di Keraton Mataram Yogyakarta, agar dapat lebih dikenal dilingkup Nasional maupun Internasional. Dalam kesempatan ini, pelestarian budaya tersebut dilakukan dengan pengenalan Jemparingan Gagrak Mataraman yang di laksanakan di lapangan Tri Renggo Bantul.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer