BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Dandim Demak Hadiri Grand Final Pemilihan “Mas dan Mbak” Kabupaten Demak Tahun 2015
Dandim Demak Hadiri Grand Final Pemilihan “Mas dan Mbak” Kabupaten Demak Tahun 2015

Dandim Demak Hadiri Grand Final Pemilihan “Mas dan Mbak” Kabupaten Demak Tahun 2015

Bertempat di lantai 2 Hotel Amantis Jln Lingkar Desa Jogoloyo Kec. Wonosalam Kab. Demak, Bupati Demak Drs. H. Muh. Dachirin Said membuka acara malam Grand final pemilihan “Mas dan Mbak” Kabupaten Demak Tahun 2015 Sabtu malam (22/8). Turut hadir dalam kegiatan yang diselenggarakan Program Kerja Dinas Pemuda, olahraga, pariwisata dan kebudayaan Kabupaten Demak ini antara lain Dandim 0716/Demak Letkol Inf Nanang T.T Wibisono S.A.P, Sekda Kab.Demak Dr. Singgih Setyono, Kajari Kab. Demak Nur Aisiah, SH, Ketua Darma Wanita persatuan Sekda Kabupaten Demak, Muspida Demak, Kepala Dinas Pemuda Olahraga pariwisata dan kebudayaan Kabupaten Demak dan dewan juri serta seluruh panitia penyelenggara, para finalis Mas dan Mbak Kabupaten Demak.

Didalam sambutannya Bupati Demak mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. Pemilihan Finalis Duta Pariwisata Kab. Demak 2015 ini merupakan seni budaya yang harus didukung karena merupakan suatu potensi yang akan melestarikan seni budaya yang ada di Demak. Maksud dan tujuan kegiatan ini untuk memperoleh sosok generasi muda yang memiliki kepribadian, berdisplin, mandiri dan berwawasan kebangsaan yang luas, serta mampu mengenal dan mempromosikan potensi Kabupaten Demak ke tingkat nasional maupun ke manca negara.

Kepala Dinas pariwisata dan kebudayaan Kabupaten Demak Drs. Moh Ridwan melaporkan pendaftaran calon peserta pada tahun 2015 secara keseluruhan hadir di sekretariat pendaftaran berjumlah 121 orang. Selanjutnya diadakan ukur ketinggian yang memenuhi kriteria untuk Masminimal 170 cm ada 28 orang dan Mbak minimal tinggi 165 cm ada 20 orang sehingga jumlah peserta Mas dan Mbak yang memenuhi kriteria sebanyak 48 orang. Ridwan mendorong peserta Mas dan Mbak bisa berprestasi lebih, selama ini Demak hanya menduduki peringkat juara favorit  Jawa Tengah, yaitu Juara busana terbaik 2009. Pihaknya juga mendorong Mas dan Mbak mampu mempromosikan wisata Demak.

Selama ini sektor pariwisata tahun 2015 telah menyumbang PAD Rp 2,3 miliar dengan jumlah kunjungan 1,6 juta jiwa pada lokasi wisata religi Masjid Agung Demak (MAD) dan makam Sunan Kalijaga di Kadilangu. Jumlah kunjungan ini terhitung terbanyak kedua setelah lokasi wisata Candi Borobudur.

“Dari sisi jumlah pengunjung boleh berbangga, namun dari PAD kita belum bisa,” kata Ridwan. Aset retribusi dari obyek wisata MAD belum maksimal, masih sistem bagi hasil dengan Propinsi, dan untuk Makam Sunan Kalijaga di Kadilangu, hasil retribusi masih di bagi 50-50 dengan pihak Yayasan di Kadilangu.

Sementara diantara peserta Mas dan Mbak terdapat peserta perwakilan dari LSM Gapoara Demak, bernama Subur yang mengaku terdorong mencalonkan diri karena ingin berkampanye anti HIV/AIDS. “Selama ini terdapat 141 penderita HIV/AIDS di Demak, kita perlu mengkampanyekan bahaya penyakit menular ini,” akunya.

 

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer