BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Dandim Hadiri Pertemuan Tahunan Pelaku Industri Jasa Keuangan
Dandim Hadiri Pertemuan Tahunan Pelaku Industri Jasa Keuangan

Dandim Hadiri Pertemuan Tahunan Pelaku Industri Jasa Keuangan

Peran sektor jasa keuangan perlu dioptimalkan dalam meningkatkan kegiatan perekonomian. Hal ini dilakukan untuk menyiapkan dan meningkatkan kemampuannya menghadapi berbagai tantangan yang tidak ringan pada 2016.

Hal itu dikatakan Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Purwokerto saat menyampaikan sambutan pada acara Pertemuan Tahunan Pelaku Industri Jasa Keuangan 2016 di Hotel Aston Imperium Purwokerto. Hadir dalam acara tersebut Danrem 071/Wk Kol Inf Dwi Wahyu Winarto, S.I.P, MM, Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Erwin Ekagita Yuana, S.I.P, Bupati dan Wakil Bupati Banyumas, Ketua DPRD Kab. Banyumas, serta para pelaku industri jasa keuangan di wilayah Kab. Banyumas. (29/1/2016)

Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Purwokerto mengatakan mengatakan untuk mengoptimalkan peran sektor jasa keuangan dalam meningkatkan kegiatan perekonomian nasional, OJK mengharapkan pelaku jasa keuangan memanfaatkan momentum reformasi struktural dengan menyediakan infrastruktur dasar dan menciptakan pusat-pusat pertumbuhan di berbagai daerah.

Mengarahkan pada tujuan ini, OJK mengeluarkan berbagai inisiatif seperti mendorong pendanaan yang besar dan bersifat jangka panjang dari pasar modal.

Selain itu, OJK juga telah menyiapkan inisiatif lain dalam meningkatkan pendalaman pasar modal terutama di sisi penawaran, yaitu penyederhanaan proses penawaran umum, perluasan jenis produk investasi untuk pembiayaan sektor tertentu dan peningkatan kualitas profesi, lembaga penunjang, perusahaan efek dan manajer investasi.

Dia menambahkan dalam meningkatkan peran sektor perbankan untuk pembiayaan pembangunan, terdapat beberapa inisiatif yang telah disiapkan OJK untuk melengkapi kebijakan lain yang tahun lalu telah dicanangkan.

Antara lain menyesuaikan besaran bobot risiko dalam pembiayaan sektor ekonomi prioritas yang ditetapkan oleh pemerintah, sebagai insentif bagi perbankan dalam mendukung program ekonomi nasional.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer