BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Dandim Klaten Hadiri Rintisan Gerakan Pangan
Dandim Klaten Hadiri Rintisan Gerakan Pangan

Dandim Klaten Hadiri Rintisan Gerakan Pangan

Pada hari Kamis tanggal 1 September 2016 Dandim 0723/Klaten menghadiri acara rintisan gerakan ketahanan pangan di Desa Karangdukuh, Kecamatan Jogonalan.hadir dalam acara tersebut Kapolsek Jogonalan, PPL, perangkat Desa, dan Kelompok Tani yang ada di Desa Karangdukuh.melalui gerakan ini Desa Karangdukuh bertekat untuk mewujudkan Desa Membangun, dan atas dasar gerakan inilah pemerintah Desa Karangdukuh berkolaborasi dengan elemen-elemen masyarakat. situasi perkampungan dan kondisi desa memang menuntut pendekatan informal dan nonformal sebagai bentuk kearifan lokal. untuk melakukan rintisan gerakan ini dari komunitas-komunitas peternak di Desa Karangdukuh.

Pemerintah Desa terus melakukan pembinaan sehingga pada saat yang tepat akan memperlebar jangkauan gerakan serupa ke segenap dukuh yang ada di Desa karangdukuh.di Desa Karangdukuh sendiri terdapat 5 (Lima) kelompok ternak yang sudah berbadan hukum diantaranya: Kelompok Ternak Sapi “KANDANG KALIMOSODO”, Kelompok Ternak Kambing “MEKARSARI”, Kelompok Ternak Itik “KONCO TANI”, Kelompok Ternak Burung “WALISONGO”, dan Kelompok Ternak Perikanan HAMEMAYU”.Menurut Kepala Desa Karangdukuh (Bapak Triyanto) mulai 1 Januari 2017 akan disediakan lahan seluas 6.225m² yang diharapkan mampu menampung hewan ternak dari seluruh Desa Karangdukuh.sedianya kandang terpadu tersebut didesain dengan konsep kandang modern yang higienis, ramah lingkungan, dan diberi nama “Kandang Terpadu Peternakan Rakyat KEBUN WULANGREH”.Di Desa Karangdukuh juga dikembangkan padi jenis organik. rehap lahan pertanian saat ini telah memasuki masa panen dari Musim Tanam Pertama (MT1). Diharapkan nantinya setelah MT3, lahan pertanian menjadi lebih subur dan terbebas dari ketergantungan pupuk kimia.setelah acara sarasehan selesai rombongan meninjau area sawah yang menggunakan pupuk organik, lahan yang akan digunakan untuk membangun kandang terpadu, dan peternakan sapi dimana kotorannya diolah untuk dijadikan pupuk organik.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer