BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / DANDIM SRAGEN HADIRI UPACARA PENYERAHAN REMISI UMUM TAHUN 2016 DI LP KELAS II SRAGEN
DANDIM SRAGEN HADIRI UPACARA PENYERAHAN REMISI UMUM TAHUN 2016 DI LP KELAS II SRAGEN

DANDIM SRAGEN HADIRI UPACARA PENYERAHAN REMISI UMUM TAHUN 2016 DI LP KELAS II SRAGEN

Pada hari Rabu tanggal 17 Agustus 2016 Pukul 10.55 Wib s/d 12.30 wib bertempat di Lembaga Pemasyarakatan kelas II Sragen telah berlangsung Upacara penyerahan Remisi Umum Tahun 2016 oleh Bupati Sragen dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke 71.
Hadir dalam giat tsb : dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati beserta suami (Bupati Sragen), Dedy Endriyatno beserta Istri (Wakil Bupati Sragen), Letkol Inf.Denny Marantika beserta istri (Dandim 0725/Sragen), AKBP Cahyo Widiarso, SH.SIK beserta Istri (Ka Polres Sragen), Bambang Samekto, SH, MH beserta istri (Ketua DPRD Sragen), Herrus Batubara, SH.MH (Kajari Sragen, Sri Widiyastuti, SH.KN (Ketua PN kelas IB Sragen), Letkol Inf Andy Bagus Diyan Arika S.I.P (Danyonif 408/SBH), Drs. Tatag Prabwanto B, MM beserta istri (Sekda Kab. Sragen), Kapten CPM Sigit (Dansub Denpom IV-I-4/Sragen), Drs Rudy Djoko sumitro Bc.IP,SH (Ka Lapas Sragen), Ka Dinas Instansi terkait Kab Sragen serta Tamu undangan lk 100 orang. Pertunjukan tarian Maumere oleh warga Binaan,Petugas Lapas serta diikuti oleh seluruh Forkopimda Kab Sragen.

Inti Sambutan Ka Lapas kelas II Sragen : Pertama tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat allah SWT atas semua nikmatnya. Lembaga pemasyarakatan adalah lembaga pembinaan bagi warga binaan yang telah di Putus perkaranya oleh pihak PN. Ketika kita di lembaga pemasyarakatan kita banyak belajar menjadi lebih baik dan seorang warga binaan dapat menjadi manusia yg berguna, bertanggung jawab, produktif, dalam masyarakat, dan tidak melakukan pelanggaran hukum lagi. karena sistem pemasyarakatan ini akan dapat berjalan dangan optimal apabila 3 pilar. Sistem pemasyaraktan berfungsi dengan baik: Pilar pertama adalah petugas pemasyarakatan dimana seorang petugas pemasyarakatan dituntut untuk memberikan binaan kepada warga binaan dengan baik, dan menjadi teladan bagi mereka bukan malah bekersama berbuat negatif. Pilar ke 2 adalah warga binaan dalam hal ini warga binaan harus iklas menerima segala bentuk pelatihan yang diberikan oleh petugas, kedepan kita akan menyedikan Fasilitas Kartu ATM beikut mesinya setelah ada mou dari Perbankan Pilar ke 3 adalah Warga masyarakat dalam hal ini peran masrakat sangat berarti manakala warga binaan sudah keluar mereka bisa menerima ditengah-tengah kehidupan bermasyarakat.

Remisi merupakan hak setiap warga binaan tentunya harus sesuai dengan peraturan yang sudah berlaku dilembaga. Adapun jumlah penerima Remisi sbb :
Remisi 1 Bulan : 90
Remisi 2 Bulan : 26
Remisi 3 Bulan : 49
Remisi 4 Bulan : 7
Remisi 5 Bulan : 6
Remisi 6 Bulan : 5

Dan yang mendapat remisi dan langsung bebas sebanyak 5 orang.
Penyerahan SK Remisi secara simbolis oleh Bupati Sragen kepada warga binaan yang berhak menerima dan dilanjutkan pembacaan sambutan Menteri Hukum dan Ham RI: sebagai nikmat dan anugrah allah SWT kemerdekaan memang perlu di syukuri. Rasa syukur dalam memperingati hari kemerdekaan ini tentunya menjadi milik bagi segenap lapisan masyarakat khususnya bagi warga binaan pemasyarakatan, sebab memberikan perlakuan yang manusiawi kepada mereka merupakan kewajiban kita sebagai bangsa yg beradab. Salah satu hak yang dimiliki oleh warga binaan pemasyarakatan adalah hak mendapatkan pengurangan masa menjalani pidana/Remisi, remisi merupakan hak yang telah diatur secara tegas dalam pasal 14 ayat 1 UU no.12 tahun 1995 tentang pemaayarakatan. sesuai dengan paradigma yang baru, menuntut kerja nyata yang diarahkan pada kegiatan-kegiatan kreatif, inofatif, orientasi kepentingan masyarakat. Saya meminta seluruh jajaran Kemenkumham sebagai abdi negara harus mampu mengubah cara pandang, pola pikir, sikap, perilaku, dan cara kerja dalam bentuk suatu gerakan moral yang disebut sebagai revolusi mental. Untuk melakukan percepatan gerakan perubahan Revolusi mental dengan mengimplementasikan nilai- nilai ” Kami Pasti” (Profesional, Akuntabel, sinergi, Transparan, Inofatif). Pada kesempatan ini pula saya sampaikan bahwa penyalah gunaan Narkotika dan obat-obatan terlarang merupakan ancaman besar bagi masyarakat indoneaia, bahkan pemerintah telah menyatakan Indonesia darurat narkoba. Marilah kita bersama- sama melakukan langkah-langkah pemberantasan narkoba yg lebih gencar, berani, komprehensif, dan dilakukan secara terpadu. Lapas dan Rutan selama ini disinyalir sebagai tempat peredaran dan penyalah gunaan narkoba. Dengan melibatkan oknum pegawai kita yang terlibat sebagai kurir dari bandar narkoba.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer