BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / DANDIM SUKOHARJO DAMPINGI WAKIL BUPATI RESMIKAN GEDUNG BKAD-UPK SUKOHARJO
DANDIM SUKOHARJO DAMPINGI WAKIL BUPATI RESMIKAN GEDUNG BKAD-UPK SUKOHARJO

DANDIM SUKOHARJO DAMPINGI WAKIL BUPATI RESMIKAN GEDUNG BKAD-UPK SUKOHARJO

Selepas meninjau posramil Sukoharjo yang mau di tingkatkan menjadi Koramil, Dandim Wonosobo Letkol Czi Dwi Hariyono mendampingi Wakil Bupati Ir.Agus Subagiyo, dalam peresmian Gedung BKAD-UPK di halaman Kecamatan Sukoharjo, Selasa (23/8). Dandim 0707/Wonosobo memecah kendi pada acara tradisi memasuki gedung/tempat baru, setelah pemotongan pita yang dilakukan Wakil Bupati.

Wakil Bupati Wonosobo, Agus Subagiyo meresmikan gedung baru BKAD yang dibangun dengan dana surplus UPK sebesar 250 Juta Rupiah, Wabup mengaku ia sangat bangga dan mengapresiasi kinerja jajaran UPK Sukoharjo. “Dengan aset yang terus bertambah, dan kini sudah melebihi 4 Milyar Rupiah, saya meyakini UPK Sukoharjo ini ke depan bakal mampu memberi warna cerah bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta mencegah munculnya praktek-praktek rentenir yang berpotensi menimbulkan kerugian bagi warga,” ungkap Wabup. Selain mampu mendorong pemberdayaan ekonomi warga, UPK dinilai Wabup sangat strategis untuk berperan sebagai mitra masyarakat yang hendak mengembangkan usaha produktif sehingga mereka lebih terarah dan lebih mudah mencapai kesuksesan. “Manfaatkan UPK secara optimal karena ini merupakan program dari pemerintah yang memang sangat fokus pada upaya untuk menanggulangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Wabup.

Hal tersebut senada dengan tujuan dibangunnya gedung baru BKAD, yang menurut Sama’in memang demi meningkatkan kesejahteraan warga. Kades Sukoharjo yang juga menjabat sebagai Ketua BKAD menuturkan selain untuk mendorong kinerja UPK, gedung baru tersebut juga akan dipergunakan untuk mempermudah upaya koordinasi antar desa. “UPK kini memang telah mengelola aset BKAD yang nilainya sudah mencapai 4,2 Milyar Rupiah lebih sehingga kami sangat berharap upaya untuk menekan berkembangnya praktek rente di Sukoharjo,” tegas Samain. Untuk tahun 2015, UPK Sukoharjo dikatakan Sama’in berhasil membukukan surplus lebih dari 427 Juta Rupiah. Selain digunakan untuk membangun gedung baru, dana surplus UPK juga dimanfaatkan untuk bantuan sosial berupa khitan massal dan KB Implan massal gratis. “Dana sosial yang dialokasikan dari Surplus UPK Sukoharjo Tahun 2015 sebesar 70,6 Juta Rupiah,” pungkas Sama’in.
H. Kondang salah satu tim medis yang menangani sunatan missal menyampaikan, untuk jumlah anak yang di Khitan dalam acara Bhakti social ini adalah 35 anak, sedang akseptor Implan sejumlah 75 orang. Pelayanan khitanan massal berada di pendopo Kecamatan, sedang pemasangan Implan bertempat di pendopo belakang Kecamatan. Pelaksanaan sunatan massal dengan menggunakan sistim laser, sehingga anak bisa langsung menggunakan celana. Hanya saja pada saat pemberian anestesi local, banyak anak yang tidak tahan dengan rasa sakitnya, pungkas H. Kondang .

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer