BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Danramil 09/Prambanan Berikan Wasbang Siswa Siswi SMP N 2 Prambanan
Danramil 09/Prambanan Berikan Wasbang Siswa Siswi SMP N 2 Prambanan

Danramil 09/Prambanan Berikan Wasbang Siswa Siswi SMP N 2 Prambanan

(Prambanan) – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke 71 TNI & Ulang tahun Kodam IV/Diponegoro ke 66 Jajaran Kodim 0732/ Sleman melaksanakan kegiatan secara Serentak yaitu dengan melaksanakan Penyuluhan Bela Negara & Wawasan Kebangsaan dimana dalam pelaksanaanya difokuskan terhadap pelajar setingkat SMA & SMP di seluruh wilayah Kabupaten Sleman. Dalam kesempatan ini Danramil 09 Prambanan didampingi para Babinsanya melaksanakan penyuluhan di SMP N 2 Prambanan. Rabu (05/10)

Yang melatarbelakangi dilaksanakanya penyuluhan Bela Negara & Wawasan Nasional adalah untuk menumbuhkan dan mengembangkan Kecintaan terhadap Tanah Air, Kesadaran Berbangsa dan Bernegara Indonesia dan untuk menumbuhkan Keyakinan Pancasila sebagai Idiologi negara, dan sebagai modal awal para Pelajar dalam membangun jiwa kebangsaan. Karena jika kita bicara mengenai fakta bahwa banyak anak bangsa yang sudah tidak tertarik lagi untuk membicarakanya dan sementara ancaman maupun penjajahan moderen akan selalu dihadapinya.

Di era globalisasi sekarang ini sudah terlihat banyak sekali keanehan baik dari tingkah laku sehari hari maupun kebiasaan yang tidak lagi mencerminkan seorang warga negara Indonesia seperti contoh cara berpakaian yang hampir semuanya sudah melupakan adat istiadat sebagai seorang jawa bahkan terkadang bangga jika menggunakan pakaian yang berasal dari luar negeri yang hampir semua modelnya serba mini sehingga dapat memancing suatu perbuatan yang negatif, belum lagi sekarang di wilayah Yogyakarta tanpa membedakan seorang Pria dan Wanita yang dengan bangganya menggunakan Tato, Tindik bagi seorang Pria, hal tersebut adalah merupakan Budaya Asing yang sekarang sudah merebak dimana – mana tidak di daerah kota maupun pedesaan.

Belum lagi pengaruh yang sekarang sedang menjadi ancaman serius bagi generasi muda kita yaitu maraknya peredaran NARKOBA yang sangat membahayakan bagi kelangsungan hidup bangsa indonesia dan tidak lupa dengan pengaruh Tehnologi informatika berupa alat komunikasi seperti Hand Phone dimana sekarang anak pelajar dari SD & SMP sudah dibekali Hand Phone jika alat tersebut digunakan untuk menunjang dalam proses belajar itu sangat baik dan berdampak positip tapi sebaliknya dalam penggunaanya tanpa pengawasan & kontrol baik oleh orang tuanya maupun pihak guru di sekolahan tidak sedikit anak – anak yang sudah menjadi korban dan yàng paling bahaya adalah jika digunakan untuk mengakses film – film yang tidak senonoh sehingga dapat berakibat yàng tidak baik.

Ada beberapa faktor permasalahan yang menjadi kendala di tengah masyarakat yang antara lain adalah masih rendahnya kualitas sumbee daya manusia, masih kurang memiliki pemimpin yang kuat,, sektor pendidikan yang tertinggal dan tingkat kesejahteraan yang belum memadai.

Dalam pelaksanaan penyuluhan tersebut disambut dengan antusias dan rasa hangat baik oleh para guru dan terlebih oleh para pelajar karena baru kali pertama dilaksanakan di SMP N 2 Prambanan dan yang paling disambut hangat pada saat meneriakan Yel Yel untuk membangkitkan semangat untuk memupuk jiwa dan rasa kebersamaan.

Pada kesempatan tersebut disampaikan disampaikan nilai – nilai karakter dari sejarah terbentuknya negara indonesia antara lain : harus dapat menjaga kehormatan dan harga diri, harus ulet, gigih, tangguh & pantang menyerah, tanpa pamrih, harua semangat bergotong royong, memupuk rasa persatuan & kesatuan, memupuk rasa cinta tanah air/rasa naaionalisme, rela berkorban, mengutamakan kepentingan umum dari pada kepentingan pribadi/golongan, ramah tamah, sopan santun serta jujur & sportif.

Demikian semoga apa yang telah diberikan kepada para siswa dapat menjadi dasar pembelajaran yang sangat penting karena jika tidak dilandasi dengan pengetahuan yang mendasar dapat berdampak negatif terlebih kedepan akan sangat komplek pengaruh budaya budaya asing yang dapat melunturkan jiwa Nasionalisme_ yàng dapat membahayakan bagi generasi muda indonesia.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer