BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Danramil 11/Depok Memediasi Permasalahan UGM dengan Paguyuban Pedagang
Danramil 11/Depok Memediasi Permasalahan UGM dengan Paguyuban Pedagang

Danramil 11/Depok Memediasi Permasalahan UGM dengan Paguyuban Pedagang

Depok 06 Januari 2017. Danramil 11/Depok memediasi permasalahan pihak kampus UGM dengan paguyuban pedagang SUNMOR (Sunday morning) disayap timur Kampus UGM.

Danramil 11/Depok, bersilaturahmi kpd Kapolsek Bulak Sumur Kompol Suhardi dgn tujuan mengkoordinasi masalah kegiatan relokasi pedagang SUNMOR di Komplek Kampus UGM yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu tgl 7 januari 2017.

Dalam waktu yang hampir bersamaan saat itu datang Bpk Kapolres Sleman AKBP Burkan Rudi Satria S.IK dgn tujuan yang sama yaitu memediasi permasalah tersebut,

Sehingga pada kesempatan tersebut Kapolres memerintahkan untuk memanggil Ketua Paguyuban pedagang SUNMOR (Sunday Morning), Bpk Ponimin serta Sekertaris Paguyuban Bpk Nanang untuk melaksanakan rapat dengan tujuan untuk mengetahui perkembangan terakhir masalah relokasi pedagang pasar tersebut.

Adapun keterangan yang disampaikan oleh Ketua maupun Sekertaris paguyuban sbb :
Jumlah pedagang yang sudah terdaftar 784 orang dan yang belum terdaftar sekitar 150 orang.

Dari jumlah pedagang baik yg sudah terdaftar maupun yang belum terdaftar bersedia untuk di relokasi.
Bahwa Paguyuban mengajukan permohonan penundaan relokasi selama 2 minggu dari rencana semula tgl 7 Januari 2017, dengan pertimbangan :

Surat MOU antara UGM dan pengurus paguyuban belum keluar dan belum ditandatangani sehingga menyulitkan bagi pengurus dalam mengambil langkah langkah yang harus diambil dan dikoordinasikan dgn pihak terkait.
Belum adanya sosialisasi baik kepada pedagang maupun masyarakat disekitar termasuk tentang ketentuan ketentuan bagi para pedagang setelah relokasi.

Lokasi belum siap 100 % karena pager pengaman didekat jembatan kuningan belum dibangun.
Belum tersedianya lahan parkir khusus para pedagang.
Belum valitnya data pedagang.

Langkah langkah pengurus paguyuban :
Pada minggu ini akan koordinasi dengan pihak UGM agar MOU segera selesai.
b. Minggu berikutnya adalah sosialisasi kepada para pedagang dan rapat dgn pihak terkait, Pengurus paguyuban, pihak UGM, Unsur pemerintahan mulai dari Camat Depok, Kades Catur Tunggal dan dukuh serta Koramil dan Polsek.

Pengarahan Kapolres kepada peserta rapat ,
Masalah ini memang menjadi atensi Kapolda mengingat permasalahan SUNMOR ini sudah ada sejak beliau jadi Wakapolda DIY.
Kapolsek dan Kanit Intel dibantu Danramil untuk bisa memecahkan kebuntuan komunikasi antara UGM dgn Kades dan pengurus paguyuban.

Komunikasikan lebih jauh tentang pagar pengaman dan area parkir khusus pedagang serta penetapan waktu relokasi.
Perlu diketahui bahwa wewenang relokasi adalah pihak UGM dan Polri serta TNI bersifat membantu.an dpt disimpulkan bahwa relokasi tdk bisa dilaksanakan pada tanggal 7 januari 2017.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer