BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Danramil 12/Mlati Beri Materi Bela Negara Pada Mahasiswa, Ormas dan LSM
Danramil 12/Mlati Beri Materi Bela Negara Pada Mahasiswa, Ormas dan LSM

Danramil 12/Mlati Beri Materi Bela Negara Pada Mahasiswa, Ormas dan LSM

KODIM 0732/SLEMAN. Danramil 12/Mlati , Mayor Inf Yakobus Totok (Danramil 12/Mlati/Nara Sumber). Sebagai nara sumber dalam giat dialog Bela Negara yang di hadiri Bpk Surono MA (Pusat Studi Pancasila UGM/Nara Sumber). DR. Masrur MA (Dosen UIN Suka/Moderator), LSM, Ormas se Kab. Sleman. Tokoh Masyarakat, Pelajar/Mahasiswa yang dilaksanakan di Hotel Cokro,Jln kaliurang Km 5,6 Yogyakarta.(28/7/2016)

Dewasa ini dimana segala bentuk informasi dapat diperoleh dengan sangat mudah tentunya membawa dampak yang sangat kompleks baik yang positif ataupun negatif. Hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan Danramil 12/Mlati memberikan materi wawasan kebangsaan kepada Ormas, LSM mahasiswa/pelajar dan Lurah se kab/kota Yogyakarta.

Inti yang disampaikan Mayor Inf Yakobus Totok (Danramil 12/Mlati/Nara Sumber) sbb : Hakekat ancaman dari luar negeri bahwa 10 tahun ke depan tidak akan ada agresi militer ke NKRI, Sengketa perbatasan/sengketa pulau terluar Indonesia, Upaya menghancurkan moral dan budaya bangsa melalui propaganda, peredaran narkoba, film porno dan isu HAM. Penjarahan SDA Indonesia melalui eksploitasi SDA yang tidak terkontrol sehingga dapat merusak lingkungan. *sedangkan untuk Hakekat ancaman dari dalam negeri* Politikus yang selalu mempertahankan pendapatnya dengan selalu mengatas namakan kepentingan rakyat, tapi kenyataannya hanya untuk kepentingan partai/poknya.
Konflik antar kelompok/golongan baik akibat perbedaan pendapat maupun akibat masalah sara. Keresahan sosial akibat ketimpangan kebijakan ekonomi dan melanggar ham yang pada gilirannya dapat menyebabkan huru-hara/kerusuhan massa.

Disintegrasi bangsa, mlalui gerakan separatis berdasarkan sentimen kesukuan/pemberontakan akibat ketidakpuasan daerah terhadap kebijakan pemerintah pusat. Upaya penggantian ideologi pancasila dengan ideologi lain yang tidak sesuai dengan jiwa dan semangat perjuangan bangsa indonesia. Makar/penggulingan pemerintah yang sah. *Proxy war* adalah perang antara dua pihak yang tidak saling berhadap hadapan namun mengguna kan pihak ketiga untuk mengalahkan musuh, tidak bisa dikenali dengan jelas siapa kawan dan siapa lawan. Indikasi adanya proxy war gerakan separatis, demonstrasi massa, sistem regulasi yang merugikan, peredaran narkoba, berita media yang profokatif, penyebaran pornografi, tawuran pelajar, bentrok antar kelompok, dll. Indonesia memiliki banyak potensi, kekuatan dan keunggulan-keunggulan yang dimiliki oleh berbagai komponen bangsa, Indonesia memiliki banyak potensi, kekuatan dan keunggulan-keunggulan yang dimiliki oleh berbagai komponen bangsa.

Dengan kegiatan ini diharapkan pola pikir dan jiwa nasionalisme serta semangat juang dapat tertanam kuat dijiwa para generasi dengan patriotisme yang tinggi dan cinta tanah air adalah modal membangun bangsa yang kuat dan bermartabat.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer