BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / DANRAMIL PASAR KLIWON TERIMA KUNKER TPID CIAYU MAJAKUNING CIREBON
DANRAMIL PASAR KLIWON TERIMA KUNKER TPID CIAYU MAJAKUNING CIREBON

DANRAMIL PASAR KLIWON TERIMA KUNKER TPID CIAYU MAJAKUNING CIREBON

Danramil-05/Pasar Kliwon Kapten Inf Waluyo dan ketua penyelenggara Drs. Rahmat Sutomo, M.Pd (Plt Sekda Kota Surakarta melaksanakan kegiatan penerimaan kunjungan Kerja TPID ( Team Pengendalian Inflasi Daerah) Wilayah III Ciayumajakuning Cirebon Bertempat di Ruang Rapat Kantor Perwakilan Bang Indonesia Surakarta Jl. Jenderal Sudirman No. 15 Lantai 3 Kel. Kampung Baru Kec. Pasar Kliwon Kota. Surakarta yang dihadiri kurang lebih 60 orang Kamis 22/9

Hadir dalam kegiatan antara lain : Ibu Rohana (Asisten 2 Bagian kesejahteraan kota Surakarta), Bapak Bandu Widiarto (Ketua Bank Indonesia kota Surakarta), Bapak Mohammad Abdul Majid (Ketua Bank Indonesia kota Cirebon)
d.Ibu Royani (Bagian perekonomian kota surakarta), Bapak Yoyon Indrayana (Asisten 2 kota cirebon), Bapak Bambang ( Perwakilan Bakorwil 2 surakarta), Kompol Sugiono (Kasat Intel Polresta surakarta.

Penyampaian dari Bapak Mohmad Abdul Majid (Ketua Bank Indonesia kota cirebon) antara lain:
– Berbahagia sekali kami dari TPID Maja kuning, hari ini kami di terima dengan baik, dalam rangka Studi banding dalam upaya pengendalian inflasi di Kota Solo. Pada rakornas TPID Kota Solo peroleh pengarhaan dari Presiden berupa Word Inopasi WTP (Wajar Tanpa Pemeriksaan) dalam arti kata koordinasi pengendalian Daerah Kota Solo telah melaksanakan upaya pengendalian harga yang dilakukakan, ini merupakan kebanggaan kota Solo, kami dan Indonesia.
– Ini nenjadi pemikiran kami terutama Cirebon dan Kab lainnya, sebenarnya pada tahun 2015 kami telah menghadapi inflasi dengan baik, ini upaya TPID cirebon dan sekitarnya, namun Cirebon belum mendapatkan penghargaan dari Presiden, kami datang kesini mencoba belajar apa tip-tip Kota Solo menjadi TPID inopatif, kami juga membawa petani cabe dan bawang, mereka juga ingin belajar dalam upaya pengendalian pangan khususnya cabe dan bawang.
-Dari Study banding ini para petani di Daerah kami dalam upaya meningkatkan produktifitas petani kususnya cabe dan bawnag. Sekembalinya dari sini kami akan segera Bergerak bagaimana mengembangkan inopasi dan program-program yang sebelumnya sudah kami kembangkan.

Sambutan dari Ibu Rohana SH, MM (Assisten II Ekbangkesra Kota Surakarta) antara lain, Saya sampaikan permintaan maaf karena Pak Walikota tidak bisa hadir dikarenakan banyaknya kegiatan, Pak Walikota titip salam kepada bapak Ibu semua yang hadir pada pagi hari ini dlam keadaan sehat tanpa kekurangan suatu apapun, Saya sampaikan sedikit sejarah tentang Kota Surakarta, berdirinya Kota Surakarta tidak terlepas dari keberadaan Keraton Surakarta. PB II pada saat itu bertahta di Kartosura , kemudian PB II memerintahkan pasukannya untuk melakukan survei mencari tempat untuk dibangun kerajaan yang lebih besar, ditemukanlah daerah dipinggiran Kota Surakarta sehingga Keraton Surakarta pindah ke tempat yang sekarang ini. Kota Solo berada ditengah-tengah 6 Kabupaten dan mayoritas masyarakat di kabupaten- kabipaten tersebut mencari nafkah di Kota Surakarta, sehingga banyak sekali masalah yang sangat signifikan yang akan ditimbulkan. Kita di jajaran SKPD Kota Surakarta ada Progam pemanfaatan lahan pekarangan dikarenakan wilayah kota surakarta sangat terbatas. Visi dari pada Walikota Surakarta yaitu mewujudkan masyarakat yang Waras, Wasis, Wareg Mapan Sandang maupun Papan, meskipun hal-hal yang dilakukan sedikit melanggar dari pada peraturan, karena pada prinsipnya apa yang dilakukan demi seluruh masyarakat Kota Surakarta.
Paparan dan Presentasi Bandoe Widiarto (Kepala Perwakilan Bank Indonesia Surakarta) sebagai berikut : Setelah melalui perjalanan panjang kami mengucapkan selamat datang buat para rekan-rekan dari TPID Cirebon, mudah-mudahan sekembalinya dari sini bisa mendapatkan hasil yang diinginkan. Kita patut bersyukur karena TPID Kota Surakarta mendapatkan penghargaan sebagai TPID Terinovatif dari bapak Presiden RI, sehingga ini perlu kita pertahanan dan terus melakukan aksi-aksi inovatif kedepanya. Aksi pengendalian inflasi wilayah Soloraya dilakukan dengan kegiatan aksi 5K yaitu :
a) Ketersediaan pasokan dilakukan dengan melakukan Fokus Group Discusion dengan distributor dan pedagang besar dalam rangka menjaga ketersediaan pasokan.
b) Kelancaran distribusi dilakukan dengan selalu berkoordinasi dengan pihak organda terkait pengangkutan komoditas pangan serta melakukan inspeksi kelapangan terkait dengan ketiadaan penimbunan.
c) Keterjangkauan harga dengan melakukan pasar murah menjelang hari raya dan operasi pasar jika terjadi lonjakan harga pangan strategis.
d) Komunikasi dengan selalu melakukan pembuatan iklan di TV, Radio, maupun siaran Pers kepada masyarakat agar melakukan komunikasi secara bijak.
e) Koordinasi dan kerja sama yaitu dengan menfasilitasi kerja sama antar daerah dalam pemenuhan kebutuhan komoditas pangan strategis.
4) Aksi pengendalian inflasi Kota Surakarta dilakukan dengan cara antara lain :
a) Pantauan harga pangan harian.
b) Inspeksi pasar dengan menggandeng aparat keamanan dan penegak hukum.
c) Pertemuan spesifik mengundang distributor bahan pangan strategis.
d) Koordinasi TPID secara intensif dan berkesinambungan.
5) Pengendalian inflasi di Soloraya dilakukan melalui kerja sama antar daerah dengan melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antar distributor bawang merah dengan asosiasi bawang merah indonesia dengan disaksikan langsung oleh Pak Walikota Surakarta.
6) Inflasi 2015 tercatat lebih rendah jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, inflasi Kota Surakarta pada tahun 2015 tercatat sebesar 2,56 % lebih rendah dari tahun sebelumnya yang sebesar 8,01 % sehingga perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut :
a) Pencapaian tersebut tidak terlepas dari upaya pengendalian inflasi yang ditempuh oleh BI dan Pemerintah Daerah melalui TPID.
b) Pencapaian 2015 didukung oleh inflasi inti, inflasi valatile food dan kelompok administered price yang relatif rendah.
c) Hingga akhir tahun tekanan inflasi terutama bersumber dari kelompok valatile food.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer