BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Danrem 072/Pamungkas Berikan Pemahaman Bela Negara kepada Mahasiswa
Danrem 072/Pamungkas Berikan Pemahaman Bela Negara kepada Mahasiswa

Danrem 072/Pamungkas Berikan Pemahaman Bela Negara kepada Mahasiswa

YOGYAKARTA – Sebagai negara yang berada di bagian ekuator, Indonesia memiliki keuntungan luar biasa dari sisi geografis. Kondisi iklim, membuat Indonesia dan negara ekuatorial lainnya memiliki lahan subur dan sumber daya alam melimpah.

Namun di sisi lain, anugerah ini justru bisa menjadi ancaman serius jika tidak dikelola dengan baik. Pertumbuhan jumlah penduduk yang begitu cepat, ditambah semakin berkurangnya persediaan energi hayati membuat peta konflik global berubah.

Danrem menyebut, faktanya 70 persen konflik terjadi karena alasan energi. Pemicunya, pertumbuhan penduduk yang sangat pesat, kebutuhan terhadap energi meningkat signifikan sedangkan persediaan kian sedikit.

“Kita harus bersiap agar anugerah ini tidak menjadi bencana,” ucap Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Fajar Setyawan dalam Seminar dan Lokakarya ‘Dengan Semangat Bela Negara Kita Tingkatkan Peran Menwa dan Alumni Mahakarta Menuju Terwujudnya Sikap Profesional yang Handal dalam Rangka Mempertahankan Kedaulatan Serta Keutuhan NKRI di Kampus UPN Veteran, Sabtu (12/11).

Danrem mengatakan, dengan ancaman yang semakin nyata maka generasi muda dituntut lebih kritis dan peduli. Generasi muda juga dituntut tidak hanya tinggal diam, melainkan sesegera mungkin bergerak melakukan aksi nyata menyumbangkan apa pun yang bisa dilakukan untuk menghadapi ancaman tersebut.

Praktik ril yang dapat dilakukan, kata Danrem, seperti tidak mudah dipecah belah, tidak mudah dipengaruhi, dan tidak mudah diprovokasi.

“Itu saja menurut saya sudah cukup. Biarkan pemerintah bekerja. Di lingkungan, kalau ada yang mencurigakan segera lapor dan seterusnya,” terang jenderal bintang satu ini.

Selain Danrem Pamungkas, Seminar dan Lokakarya juga diisi Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal madya FHB Soelistyo. Ia lebih banyak mengangkat potensi SAR dan Kapolda DIY memberikan tentang bahaya Narkoba.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer