BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Dirjen PSP Kementan RI Kunjungi Wilayah Korem 071/WK Dalam Rangka Swasembada Pangan
Dirjen PSP Kementan RI Kunjungi Wilayah Korem 071/WK Dalam Rangka Swasembada Pangan

Dirjen PSP Kementan RI Kunjungi Wilayah Korem 071/WK Dalam Rangka Swasembada Pangan

Dirjen PSP Kementan RI Gatot Irianto bersama staf melaksanakan kunjungan ke wilayah jajaran Korem 071/Wk. Dalam kunjungannya pada Minggu (28/8), Dirjen PSP Kementerian Pertanian RI bersama staf dengan di dampingi Danrem 071/Wk Kolonel Inf Suhardi dan dihadiri para Dandim sejajaran Korem 071/Wk selain menggelar Rapat Terbatas di Pendopo Kec.Sampang Kab.Cilacap juga melaksanakan peninjauan lokasi Bendung Gerak Serayu dan saluran irigasi di wilayah Kec.Sampang.

Dikatakan Dirjen PSP bahwa kunjungannya kali guna mengevaluasi program swasembada pangan melalui ketahanan pangan diwilayah, untuk mengetahui secara langsung tentang luas tanam dan tentang sarana prasarana pertanian baik kondisi irigasi maupun lainnya termasuk benih bibit padi.

“Tercapainya swasembada pangan harus ada solusi atau pemecahan permasalahan yang baik antara pemerintah pusat maupun daerah serta instansi terkait baik dengan TNI atau dengan yang lainnya”, terangnya. “Swasembada pangan menjadi perhatian serius pemerintah saat ini, berbagai upaya untuk meningkatkan swasembada pangan telah dilakukan. Oleh karenanya program ketahanan pangan yang telah digulirkan Presiden RI beberapa waktu lalu harus dilakukan secara optimal dan dilaksanakan serius bersama petani, TNI, Kementan serta instansi terkait lainnya”, jelasnya. Untuk menyukseskan hal tersebut, lanjutnya. Maka dibutuhkan pengairan yang baik guna menunjang percepatan tanam.
Oleh karenanya, irigasi yang masih berfungsi dengan baik harus tetap terjaga dengan baik dan bila rusak kami berharap agar segera diperbaiki dan dioptimalkan fungsinya.

Sementara itu dalam rapat terbatas Dirjen PSP Kementan RI, Danrem 071/Wk Kolonel Inf Suhardi dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunjungan Dirjen PSP Kementan RI ini menjadikan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi Korem 071/Wk beserta jajaran bahwasannya dengan kehadiran beliau kita dapat mengetahui informasi dan kebijakan kementan dalam program swasembada pangan, selain itu juga kita dapat mengetahui hasil evaluasi dari kementan tentang jalannya program swasembada pangan yan telah dilakukan sebelumnya. Dari hasil evaluasi tersebut, dapat kita pelajari apa ada kekurangan atau permasalahan lain sehingga kita dapat memperbaiki seoptimal mungkin untuk kedepannya.

Dikatakan Danrem bahwa hasil evaluasi dari kementan bagi Korem 071/Wk beserta jajaran tentang permasalahan pengadaan air atau irigasi untuk pertanian. Hal ini menjadikan kita sebuah tantangan serius untuk mensukseskan swasembada pangan diwilayah kita.
28/08/16, 18:32 – A. Dydy Prabowo: “Dalam menghadapi hal tersebut, sebagai prajurit TNI Siap menjalankan tugas mulia ini demi kepentingan rakyat, bangsa dan negara”, tegasnya.

Kita juga berharap, lanjutnya. Semua komponen untuk saling bahu membahu dan bejerjasama untuk meningkatkan dan mensukseskan swasembada pangan. Selain itu, kami juga berharao bila ada suatu kendala dilapangan, kita harus dapatnya mengatasi bersama permalahan tersebut. Tidak ada kata bingung untuk mengatasi hal ini, karena disitulah peran kita untuk mengatasi permasalahan dengan solusi.

“Kepada para Dandim agar segera menginventarisir luas tanam diwilayah masing masing, baik yang satu kali, dua kali dan tiga kali tanam dimana wilayahnya. Hal ini sebagai tolok ukur wilayah satu dengan lainnya untuk percepatan tanam”, terangnya.

Disamping itu juga, lanjutnya. Mulai sekarang Minggu 28 Agustus 2016 sore ini, seluruh irigasi yang ada disetiap wilayah sudah mengalir. Oleh karenya untuk hal ini, kita harus dapat bekerjasama dengan dinas pertanian dan PSDA diwilayah untuk mengatasi permasalahan irigasi ini.

28/08/16, 18:33 – A. Dydy Prabowo: “Kita sebagai insan manusia, mari kita semua berusaha menambah pundi amal ibadah dan kebaikan kita untuk sesama”, pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Dirjen PSP Kementan RI Gatot Irianto menyampaikan lima point diantaranya Korem 071/Wk harus menjadi penjuru empat kali tanam dalam setahun, tidak ada diskusi, cerita dan langsung di eksekusi untuk mulai tanam padi, untuk air irigasi yang mengairi lahan petani mulai hari ini sudah harus mengairi lahan. Untuk bibit padi bila belum ada harus beli yang sehat dan bersih. Industri benih bibit padi harus tumbuh di setiap Kabupaten.

Dan mulai sekarang akan dikirim 20 transplanter, 5 traktor roda empat dan 1 eskalator yang akan dikirim ke Korem 071/Wk dalam beberapa hari ini. Setelah empat kali tanam, OPT atau hamanya harus dijaga terus dengan betul dan bila sudah empat kali tanam akan disiapkan benihnya untuk empat kali panen. Mulai sekarang harus tanam padi, setiap Kabupaten harus ada posko yang didalamnya TNI/Korem, Kodim dan ada Direktur Kementerian Pertanian. Kalau sekarang ini TNI mendukung Swasembada Pangan dan Ketahanan Pangan, sekarang TNI sebagai Penjuru terdepan Swasembada Pangan.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer