BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Dzikir Akbar Munajah Ratib Al-Haddad Dalam Rangka HUT Yonif 408/Sbh Ke-50
Dzikir Akbar Munajah Ratib Al-Haddad Dalam Rangka HUT Yonif 408/Sbh Ke-50

Dzikir Akbar Munajah Ratib Al-Haddad Dalam Rangka HUT Yonif 408/Sbh Ke-50

Selasa, tanggal 10 Oktober 2016 pukul 20.00 s.d 23.15 Wib bertempat di Lapangan Yonif 408/SBH , Beloran , Kel Sragen Kulon,Kec. Sragen Kab. Sragen telah berlangsung Pengajian/Dzikir Akbar Munajah Ratib Al-Haddad dan Do’a Bersama dalam rangka HUT Yonif 408/SBH ke-50 dengan pembicara Habib Muhammad Bin Husein Al Habsy, Habib Alwy Bin Nuch Al Hadad, Habib Bin Nuch Al Hadad dan Habib Zaenal Bin Nuch Al Hadad sebagai penanggung jawab Letkol Inf Andi Bagus Dian Arika S.I.P (Danyonif 408/Suhbrastha) yang diikuti ± 1000 orang.

Hadir dalam acara tersebut dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati (Bupati Sragen), Letkol Inf. Denny Marantika (Dandim 0725/Sragen), AKBP Cahyo Widiarso, SH.SIK (Ka Polres Sragen), Bambang Samekto SH (Ketua DPRD Kab. Sragen, Hirus Batubara (Ketua PN Sragen), Letkol Inf Andy Bagus Diyan Arika S.I.P (Danyonif 408/SBH), Dedy Endriyatno (Wakil Bupati Sragen), Habib zainal bin nuch al hadad, Habib alwy bin nuch al hadad , Habib muhammad bin nuch al hadad, Kapten CPM Sigit (Dansub Denpom IV-4/Sragen, Drs. Tatag Prabwanto B, MM (Stda Kab. Sragen), Toga Tomas Masyarakat lingkungan Batalyon infantri 408/SbH, Seluruh anggota Yonif 408/SBH serta Ibu ibu Persit Yonif 408/SBH.

Inti sambutan yang disampaikan Letkol Inf Andi Bagus Dian Arika S.I.P (Danyonif 408/Sbh) pada acara Doa Bersama sebagai berikut: Dimalam yang indah ini walaupun tadi sempat gerimis kecil semoga senantiasa itu menjadi penuh berkah, marilah kita mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT karena berkat rahmat dan ridhonya kita masih diberikan nikmat kesempatan, nikmat kekuatan dan nikat kesehatan sehingga kita dapat melanjutkan ibadah dan pengabdian kita kepada masyarakat bangsa dan negara kita tercinta ini. Kita juga bersyukur dengan kehadirat Allah SWT karena kita pada malam hari ini masih diberi kesempatan untuk beribadah bersama, bersilaturahmi, berdzikir, berdoa pada acara Munajah Ratib Al-Haddad, semoga pertemuan kita bisa membawa berkah bagi kita semuanya.

Saya mengucapkan penghargaan setinggi – tingginya kepada hadirin sekalian yang telah berkenan, berkesempatan datang kesini ke Yonif 408/Sbh untuk sama berdoa melaksanakan doa bersama agar langkah kedepan kita mendapatkan rahmat dan ridhonya. Saya memohon kepada hadirin sekalian dengan dipimpin oleh Habib untuk bersama-sama berdoa kepada Allah SWT, hingga selesai dzikir dan doa ini kita bisa kembali ke tempat rumah masing-masing dalam keadaan selamat, kemudian esok hari kita bisa melanjutkan menjalankan kewajiban kita kepada masyarakat, bangsa dan negara.

Ada empat doa yang nanti kita panjatkan kehadirat Allah SWT, pertama untuk bangsa indonesia, khususnya Kabupaten Sragen bumi sukowati, Kabupaten yang sama-sama kita cintai menjadi Kabupaten yang maju, bermartabat dan kapupaten yang sejahtera. Kedua kami keluarga besar Yonif 408/Sbh mohon doa restu, berkeanaan dalam waktu yang hampir bersamaan kami merayakan tiga Hari Ulang Tahun sekaligus yaitu HUT TNI ke-71 , HUT Kodam IV/Dip ke-66 pada tanggal 5 Oktober yang lalu dan hari ini pada tanggal 10 Oktober 2016 adalaha HUT Yonif 408/Sbh ke-50.

Berkenaan dengan itu kami mohon doa restu semoga kita semua memperoleh rahmat taufik dan hidayahnya dalam pengabdian kita kedepan kepada masyarakat bangsa dan negara republik indonesia ini. Ketiga, Semoga prajurit-prajurit Yonif 408/Sbh yang sedang melaksanakan pendidikan yaitu Wadanyon yang sedang melaksanakan tes seleksi Sesko dan 42 Prajurit yang mengikuti Secaba, mudah-mudahan dapat agar dimudahkan jalan d diberikan kelulusan, serta tidak lupa niat dan cita-cita seluruh prajurti anggota dan persit yang saat ini sudah ad dalam hati masing-masing dapat dikabulkan Allah SWT, Keempat, yang tidak kalah pentingnya adalah yang datang dari berbagai tempat dan wilayah di Kabupaten Sragen ini bahkan ada yang datang dari Blora, saya mengajak marilah kita bersama-sama memohon kepada Allah SWT agar semua yang bersilaturahmi di tempat ini yang berdoa dan berdzkiri dengan bapak ibu sekalian senantiasa mendapatkan keselamatan, kebahagiaan dunia dan akhirat
.
Itulah empat butir doa bersama pada malam hari ini, mari kita saling hormat-menghormati, mari kita timbulkan kasih sayang kepada diatanra kita semua, jangan putus silaturahmi. Ini yang dapat kami sampaikan semoga Allah SWT sungguh mendengar nait baik kita, cita-cita baik kita dan meridoi dan mengabulkan doa kita semua amin.

Adapun inti Kajian/tausiah yang disampaikan oleh Habib Muhammad Bin Husein Al Habsy sebagai berikut : Kita kumpul disini dalam berbagai rangkaian yang intinya kita semuanya kumpul dari TNI, dari Polri kumpul dari pejabat kumpul dan Masyarakat juga berkumpul disini, prara Kyai juga kumpul disini, bapak-bapa, ibu-ibu, remaja dan bahkan bayipun kumpul, insyallah kumpul-kumpul yang model seperti ini insyallah menjadikan daerah kita insyallah akan tetap aman dan ini kan tempat terbuka alhamdulilah tidak ada hujan, walaupun cuaca tidak hanya gerimis-gerimis dikit-dikit tidak apa-apa dan itu biar tidak ngantuk dan tambah seger, padahal dari Solo sampai Masaran jalan itu basah semuanya, alhamdulilah belum sampai tempatnya jalanya sudah kering, semoga ini pertanda kumpul kita diberkahi Allah SWT, amin.

Kumpul seperti ini sangat bermanfaat, coba lihat diatas langit diatas itu pasti gelap tapi terlihat indah karena ada bulan dan bintang. Penghuni langit kalau lihat ke Bumi ini juga gelap karena bumi tempat maksiat dilangit tidak ada maksiad, dilangis salah satu iblis berani melanggar perintah Allah akan langsung dikirim ke neraka, Nabi Adam lupa sampai memakan buah kuldi dikirim ke bumi, dilangit tidak ada yang maksiat tapi dibumi banyak yang maksiat, tapi diantara kegelapan yang ada dibumi terlihat cahauya-cahaya seperti bintang, cahaya-cahaya ini adala perkumpulan majelis-majelis dzikir kalau ada orang yang kumpul untuk dzikir, entah kumpul yasinan, entah kumpul mauludan dengan tujuan mengingat Allah SWT sekalipun yang kumpul hanya beberapa orang bahkan sebanyak ini yang kumpul maka malaikat akan datang semuanya, kelihatannya bagaikan bintang yang menghiasi bumi yang menjaga dan akan menghantam setan oleh bintang-bintang tersebut, sama fungsinya majelis dzikir menjada daerahnya kalau ada yang maksiat siapa tau mereka akan menjadi tobat minta ampun kepada Allah SWT.

Kalau hari ini di suatu daerah kita di malam hari ini ada anak yang durhaka kepada kedua orang tuanya berkat dzikir kita mereka yang tidak datang pun dakan mendapatkan manfaatnya, makanya kalau mau daerahnya aman gampang, yang ngaji diperbanyak, yang yasinan juga diperbanyak yang tahlilan juga diperbanyak, insyallah didaerah aktif melakukan dzikir insyallah tidak ada maksiat di daerahnya, maksiatnya akan disingkirkan oleh Allah SWT tidak ada yang sibuk maksiat tidak ada yang berbuat jahat atau kriminal, kenapa karena sibuknya mereka sibuk berdzikir kepada Allah SWT,amin

Tadi kita sudah banyak membaca doa, banyak membaca dzikir dan wirit sampai tadi pada bagian yang dibaca oleha Habib Alwi, jadikan kami manusia yang dapat membela bangsa kami dan bumi kami, dalam artian ini mengandung satu makna yang luar biasa yaitu hidup di bumi punya tugas sebagai khalifah yaitu manusia pilihan yang menggantikan allah yang ada dimuka bumi ya tugasnya semua manusia yang menggantikan para nabi yang bertujuan dan mereke bertugas memakmurkan bumi tempat mereka tinggal dan menyiasati manusia dan memikirkan manusia supaya kalau diantara mereka ada yang kelaparan menjadi tidak lapar, ada manusia yang tidak sholat jadi sholat, bahkan ada manusia yang berbuat maksiat menjadi manusia yang tidak berbuat maksit dan tobat kepada Allah SWT.

Karena manusia Para ulama bertugas mengajarkan kepada umat, menyampaikan kepada umat jalan yang benar, ibadah dan tata cara yang benar, ini adalah tugas ulama. Tapi jangan lupa ulama juga bertugas mengamankan daerahnya jangan sampai terjadi konflik, jangan sampai ada permusuhan, perpecahan, tindakan kriminal tidak diinginkan, bukan cuma tugas TNI dan Polri.

Karena kalau daerahnya ga aman berarti ulama juga tidak bisa dakwah, kalau dakwah itu hukumnya wajib berarti mengamankan negara itu wajib bagi para ulama, tapi ada batasan dan aturan cara mainnya. Agama dan pemerintah termasuk bupati, tni, Polri adalah seperti anak kembar, orang yang aktif dalam agama, orang yang agamis, orang yang nasionalis, ini seperti anak kembar, karena agama tidak bisa tegak kalau tidak ada yang mengamankan, sebaliknya yang mengamankan tidak bisa tegak kalo tidak ada agama.

Para ulama membuktikan hanya ada di Indonesia ulama yang nasionalis dan nasionalis adalah ulama yang agamis, dan dinegara lain hampir tidak ada yang ditemukan seperti itu dan itu hanya ada di Indonesia.

Ulama dan negara, agama dan negara, negara tanpa agama bahaya pasti hancur dan juga sebaliknya, tidak bisa negara tanpa agama, bagaimana mau dakwah ke pelosok masuk kesana kemari tidak ada yang mengamankan. Ini satu bukti bahwa masyarakat Sragen punya ulama yang nasionalis dan punya nasionalis yang cinta kepada ulama semoga dibuat seperti ini terus oleh Allah SWT amin.

Kita sama-sama melihat masyarakat kita probelamya macam-macam, orang yang ber ktp islam tapi yang tidak sholat banyak atau tidak?terus yang tidak sholat ini tugas siapakah ini agar mereka bisa sholat?tugasnya adalah semuanyan kadang-kadang temanya, suaminya, istrinya tidak perlu nunggu ulama, kita semua harus peduli kepad kaum muslimin. Kalau ada orang lapar rohaninya bahaya karena kalau mereka mati yang mati adalah hatinya, mereka tidak menikmati dzikir, menikmati sholat dan menikmati agama.

Sekarang kita tegaskan bahwa penyakit judi, adalah musuh bersama, prostitusi online adalah msuh bersama, semua aturan negara yang dilanggar adsalah musuh bersama, Kalau kita rumuskan sumber masalah ada 2, yang pertama kurang pemahanan untuk menuntut ilmu dan yang kedua gurunya yang salah, orang mau jihad ada ilmunya, jihad anda di republik indonesia adalah bagaimana orang-orang itu lepas dari kemiskinan dan kita wajib membantu mereka. Kalau orang lihat kemungkaran, melihat ada orang yang judi harus punya ilmu yaitu dengan ketegasan tapi lihat anda siapa, lihat situasi dan kondisinya, karena itu belum tentu wilayah anda dan hak anda, kecuali orang yang tidak sholat alangkah baiknya kita menegur dengan lisan.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer