BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Halal Bi Halal dan Halakoh Bersama
Halal Bi Halal dan Halakoh Bersama

Halal Bi Halal dan Halakoh Bersama

Bersukurlah kita tinggal di Indonesia karena begitu banyak budaya dan agama akan tetapi begitu bersatunya kehidupan umat beragama. Apalagi yang menganut ajaran agama Islam di Indonesia, kehidupan beragama dipadukan dengan budaya setempat menambah keharmonisan kehidupan umat beragama seperti kegiatan halal bil halal. Kegiatan semacam ini di negara Arab sana tidak ada.

Kegiatan halal bil halal banyak dikemas dengan berbagai macam kegiatansesuai kebutuhan seperti yang dilakukan oleh MUI Wonosobo, DMI (Dewan Masjid Indonesia) kabupaten Wonosobo, ICMI, IPHI dan Unsiq mengadakan Halal Bi Halal dan Halaqoh bertempat di Pendopo kabupaten Wonosobo. Acara tersebut dibuka oleh Bupati Wonosobo Eko Purnomo dengan menghadirkan beberapa narasumber seperti Komandan Kodim, Kapolres, Ketua MUI Wonosobo dan MUI Jawa Tengah. Dengan tema yang diusung adalah meningkatkan pemahaman pilar kebangsaan. (3/8)

Dalam pemaparannya Komandan Kodim tema yang diusung tentang paham komunisme yang saat ini mulai muncul di Indonesia. Letkol Dwi Hariyono menyampaikan alasan tentang komunisme seperti komunis selalu mengandalkan kekerasan dan teror untuk merebut & memertahankan kekuasaan.; komunis menegakan kehidupan msy pd azas yg meniadakan tuhan. ; komunis selalu guna kebohongan untuk membenarkan kekerasan & sering kali memutarbalikan fakta.; komunis selalu menghasyut menyulut kebencian & pertikaian massa.; pada kenyataannya setelah komunis berkuasa, maka rakyat miskin, proletar buruh dan petani hanya dijadikan sapi perah pd saat komunis blm berkuasa komunitas tersebut selalu dijadikan alat yg digembar gemborkan dengan isu demokrasi serta penciptaan masyarakat adil dan makmur tanpa pertentangan kelas. Saat ini sudah banyak kader-kader komunis yang duduk dijajaran birokrat, legeslatif maupun sebagai legeslatif.

Solusi yang ditawarkan oleh Dandim adalah tetap pegang teguh Pancasila dan UUD 1945 yang murni dan konsekuen. Selalu mengatakan “ tidak” pada ajaran, giat apapun/hal-hal lain yang berbau komunis. Jangan memberi peluang sedikitpun pd perkembangan komunis. Selalu adakan couter opini terhadap komunis. Ikuti perkembangan komunis sebagai bahan keterangan agar dapat lebih mengetahui kerawan secara faktual. Diperlukan adanya suatu metode & proses yang lebih teliti lagi dalam menyikapi permasalahan komunisme di Indonesia.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer