BERITA TERBARU
Home / Uncategorized / Jatidiri Prajurit dan Nilai-Nilai Kebangsaan Jangan Luntur dengan Serbuan Globalisasi Budaya
Jatidiri Prajurit dan Nilai-Nilai Kebangsaan Jangan Luntur dengan Serbuan Globalisasi Budaya

Jatidiri Prajurit dan Nilai-Nilai Kebangsaan Jangan Luntur dengan Serbuan Globalisasi Budaya

Nilai sikap dan  perilaku prestasif harus terus dipelihara dan dijaga karena  tantangan di luar lingkungan kita sarat dengan gangguan dan godaan. Terlebih dihadapkan kepada serbuan globalisasi budaya, yang cenderung melunturkan jatidiri prajurit dan nilai-nilai kebangsaan.

Hal tersebut ditegaskan Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko pada amanat tertulis yang dibacakan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bayu Purwiyono pada upacara Merah Putih 17  April 2015 yang berlangsung di Lapangan Parade Makodam IV/Diponegoro.  Upacara diikuti para prajurit dan PNS Kodam IV/Diponegoro.

Pada kesempatan ini, Panglima TNI memerintahkan kepada unsur pimpinan satuan untuk melindungi para prajurit dan PNS-nya serta kepada segenap prajurit dan PNS TNI untuk melindungi diri dan keluarganya dari ancaman narkoba.

Terkait narkoba, pemerintah juga telah mengeluarkan pernyataan perang dengan kebijakan yang tegas dan keras karena narkoba telah merusak generasi muda bangsa.

“Sungguh sangat naif hina dan tercela apabila prajurit dan PNS TNI dan/atau keluarganya terlibat dalam persoalan narkoba”, tegas Jenderal TNI Moeldoko.

Disisi lain, Panglima TNI menekankan kepada segenap prajurit dan PNS TNI untuk senantiasa waspada terhadap aliran-aliran yang mengarah kepada rekrutmen ISIS karena Bangsa Indonesia termasuk TNI telah menyatakan ISIS tidak boleh hidup di Indonesia.

Terkait dengan pembangunan TNI, besarnya atensi pemerintah tentang peningkatan kesejahteraan prajurit merupakan tantangan yang harus dijawab dengan menunjukkan kinerja para prajurit dan PNS TNI yang harus terus ditingkatkan baik tugas pokok maupun dalam konteks tugas bantuan guna percepatan pembangunan nasional di daerah.

Untuk menjalankan tugas tersebut, maka unsur pimpinan di jajaran TNI dan segenap prajurit TNI untuk menjaga dan memelihara kebersamaan TNI-Polri sebagai mitra utama dalam menangani masalah keamanan penanganan konflik sosial penanggulangan terorisme dan penanggulangan premanisme yang mengganggu dan meresahkan masyarakat.

Selain itu juga membangun sinergitas dengan pemerintah daerah dan komponen terkait lainnya di daerah guna membantu percepatan pembangunan dan membantu masalah kemiskinan sesuai kemampuan dan batas kemampuan yang dimiliki.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer