BERITA TERBARU
Home / Uncategorized / KASAD : “Perang Perebutan Energi Dan Pangan Semakin Nyata”
KASAD : “Perang Perebutan Energi Dan Pangan Semakin Nyata”

KASAD : “Perang Perebutan Energi Dan Pangan Semakin Nyata”

SLEMAN- Negara Indonesia terancam dengan adanya pergeseran perang yang terjadi saat ini. Bahkan perang berupa perebutan energi dan pangan tersebut sedikit demi sedikit sudah makin nyata dan terbukti.

Demikian disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dihadapan ratusan pegawai SKPD, DPRD, tokoh agama dan tokoh pemuda seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), di Sahid Rich Hotel, Sleman, Senin (20/4).

Menurut KASAD apabila hal tersebut dibiarkan terus maka secara perlahan Indonesia bisa dikuasai negara lain.

“Indonesia itu kaya akan SDA (Sumber Daya Alam) melimpah. Ibarat gadis, negara kita cukup indah dan menarik dan banyak yang menginginkannya,” tutur jenderal bintang empat dihadapan ratusan peserta yang juga dihadiri Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Berdasarkan data tahun 2011,  untuk sisa cadangan minyak dunia saat ini tinggal 45 tahun lagi yakni pada tahun 2056. Sementara konsumsi masyarakat dunia naik menjadi 40 persen seiring bertambahnya jumlah penduduk. Khusus jumlah penduduk saat ini diperkirakan pada tahun 2043 nanti penduduk dunia akan berjumlah 12,3 miliar, dimana sekitar 9,8 miliar diantaranya tinggal di daerah nonekuator.

“Sisa penduduk dunia yang sekitar 2,5 miliar itu menempati daerah ekuator termasuk Indonesia. Ke depannya mereka yang tinggal di nonekuator akan mencari sumber energi, pangan dan air, sehingga mereka akan mencari cara untuk menguasai daerah-daerah di ekuator,” papar KASAD.

Berbagai macam cara negara asing yang ingin menguasai Indonesia itulah, yang disebut sebagai proxywar. Ekspansi yang dilakukan mereka sungguh sangat tertata seperti lewat jalur legislatif dengan menyuap agar produk legislatif yang dihasilkan berpihak kepada negara asing tersebut. Lalu membuat pakta-pakta perdagangan untuk menekan Indonesia lewat jalur diplomasi termasuk menyebarkan blackcampaign  untuk menjatuhkan komoditas hasil Indonesia.

“Maka dari itu peran aparat pemda di sini sangat penting untuk terus menumbuhkan dan menggelorakan semangat gotong royong. Hal ini lah yang sudah mulai hilang di negara kita,” tutur Jenderal Bintang Empat ini.

Sehari sebelumnya, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang menjadi pucuk pimpinan tertinggi di AD itu berkesempatan berolahraga bersama 4 ribu tentara di jajaran Kodam IV/Diponegoro serta ratusan prajurit Kopassus Grup 2 Kandang Menjangan, Kartasura, Sukoharjo di halaman parkir Maguwoharjo International Stadium (MIS) Sleman. Didampingi Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bayu Purwiyono, KASAD melaksanakan olah raga lari mengelilingi kompleks stadion bersama ribuan prajurit.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer