BERITA TERBARU
Home / Berita Utama / Kasdam IV/Diponegoro Mengajak Seluruh Anggota Bisa Menjadi Mitra Kerja
Kasdam IV/Diponegoro Mengajak Seluruh Anggota Bisa Menjadi Mitra Kerja

Kasdam IV/Diponegoro Mengajak Seluruh Anggota Bisa Menjadi Mitra Kerja

Mengawali penugasan di Kodam IV/Dipoengoro, Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa yang menjabat sebagai Kasdam IV/Diponegoro memberikan pengarahan kepada para prajurit dan PNS Kodam IV/Diponegoro. Pengarahan yang berlangsung pada apel olahraga ini, dilaksanakan di lapangan Parade Kodam IV/Diponegoro, Jum’at (10/1).

Pada kesempatan ini Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa mengajak kepada seluruh anggota bisa menjadi mitra kerja, karena dalam suatu organisasi khususnya di Kodam, ada yang dipimpin dan ada yang memimpin.

Menurut mantan Danrem 161/Wira Sakti ini, semua yang dilakukan di Kodam IV/Diponegoro adalah berorientasi pada organisasi.

“Mari kita terus lakukan mekanisme atau sistem yang sudah tercipta di Kodam IV/Diponegoro ini. Tingkatkan dan lebih dioptimalkan”, ungkap Kasdam.

Kasdam menginginkan tugas yang dilaksanakan sesuai dengan fungsi masing-masing. Dicontohkan, bahwa para Kabalak dan Asisten adalah paling jago dibidang masing-masing. Namun Pangdam dan Kasdam hanya bersifat mengkoordinir dan memanage saja.

Bila masing-masing fungsi/bagian tidak berjalan atau tidak normal, maka akan menghambat kinerja organiasi secara keseluruhan.

“Organisasi sudah ada sistemnya, dan bekerja sudah mekanisnya. Bila masing-masing jago disatukan makan akan menjadi suatu kekuatan yang hebat”, tandasnya.

Untuk mencapai semua itu, maka harus terus terjalin komunikasi dan interaksi yang baik antar bagian, sehingga bisa berkoordinasi.

“Banyak pepatah yang mengatakan, koordinasi itu mudah diucapkan dan sulit dilakukan. Tapi semua itu bisa terbantahkan, karena asal ada kemauan semua pasti bisa dilakukan. Kuncinya adalah kemauan, dimana ada kemauan disitu ada jalan. Tapi manakala sudah tidak ada kemauan, yang akan muncul hanyalah alasan-alasan saja”, jelas orang nomor dua di Kodam IV.

Ditambahkan, sebenarnya dalam organisasi tidak ada orang yang malas, tidak ada orang yang rajin, tidak ada orang pintar dan hebat, atau orang bodoh, yang ada hanyalah orang yang memiliki kemauan. Orang yang mau belajar pasti pintar, orang yang mau bekerja pasti disebutnya rajin. Itu sebetulnya modalnya hanya kemauan dalam hati dan diri kita masing-masing.

Tak hanya itu, setelah melaksanakan setiap kegiatan juga perlu dilakukan evaluasi dan introspeksi. Hal ini dimaksudkan agar kita bisa mecapai kegiatan ke depan dengan lebih baik dan lebih optimal. Dan yang tidak kalah penting kesemuanya harus memprioritaskan pada keamanan, baik itu keamanan personel maupun materiil, sehingga semua kegiatan bisa berjalan dengan aman, lancar dan tertib.

Aman diartikan keselamatan personel dan materiil diprioritaskan, lancar apabila tiap individu atau personel tahu urut-urutan kegiatan yang harus dilakukan, dan dikatakan tertib apabila personel bisa melakukan semua kegiatan sesuai dengan urut-urutan yang telah ditentukan sesuai aturan dan ketentuan yang telah berlaku, punkas Kasdam.