BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Kasdim 0713/Brebes Bersama Forkompinda Memantau Pelipatan Kertas Suara di GOR Brebes
Kasdim 0713/Brebes Bersama Forkompinda Memantau Pelipatan Kertas Suara di GOR Brebes

Kasdim 0713/Brebes Bersama Forkompinda Memantau Pelipatan Kertas Suara di GOR Brebes

Brebes, Kasdim 0713/Brebes Mayor Inf Ustadi Rahmad bersama Forkompinda melaksanakan pemantau Pelaksanaan Sortir dan Pelipatan Kertas Surat Suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kab Brebes Tahun 2017 di Gor Sasana Kridha Adikarsa Brebes Jl GOR Kelurahan Gandasuli Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes. Sabtu (14/01/2017).

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Pemkab Brebes H. Emastoni Ezam, SH, MH, Kasdim 0713/Brebes Mayor Inf Ustadi Rahmad, Kapolres Brebes yang diwakili Ipda Triyono, Ketua KPUD Brebes Muamar Riza Pahlevi, S.I.P., Anggota Panwaslu Kecamatan Brebes Agus Efendi, Komisioner KPUD Brebes Andi Budi Haryanto, Anggota KPUD Brebes dan Anggota Komisioner KPUD Brebes, Personel pengamanan dari Polres Brebes, Petugas pelipat kertas suara.

Dalam kegiatan pelaksanaan sortir dan pelipatan kertas surat suara dilaksanakan selama 8 hari mulai pada hari Sabtu tanggal 14 Januari 2017 sampai dengan hari Sabtu tanggal 21 Januari.
Petugas pelipat kertas surat suara sebanyak 170 orang yang terbagi dalam 17 kelompok per Kecamatan 1 kelompok dengan rincian masing-masing kelompok beranggotakan 10 orang.

Jumlah kertas surat suara sebanyak 1.562.062 untuk Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Brebes Tahun 2017 dan pelaksanaan sortir serta pelipatan kertas surat suara di dampingi oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Brebes sekaligus turut mengawasi proses pelipatan kertas surat suara untuk Pilkada Brebes pada tanggal 15 Februari 2017 mendatang.

Dalam kesempatannya dari Ketua KPUD Brebes Muamar Riza Pahlevi, S.I.P menyampaikan Tenaga petugas sortir dan pelipat kertas suara sebelumnya kami sudah beri simulasi atau pelatihan melipat suratterlebih dahulu oleh masing-masing penyelenggara pemilu, dari tingkat desa hingga Kabupaten.

Apabila dalam penyortiran dan pelipatannya, kata Resa, ada surat suara yang rusak, maka akan mereka melaporkannya untuk bisa diketahui berapa jumlah surat suara yang rusak.

Namun, lanjut Reza, apabila terdapat petugas penyortiran dan pelipatan kertas suara ini melakukan kecurangan, misalnya, surat suara dibawa pulang secara diam-diam, maka akan berurusan dengan pihak berwajub dan akan dipidana.

“Kita punya waktu sekitar 7 hari dalam penyelesaian pelipatan surat suara ini diharapkan hasil pelipatanya harus rapi dan kalau pelipatannya asal-asalan ketua kelompoknya yang akan kita minta pertanggung jawabanya,” terangnya

“Untuk pelipatan surat suara ini dikerjakan dengan baik dan teliti dan agar tidak ada kesalahan apabila ada kesalahan dilaporkan kepada pengawasnya,” ujar H. Emastoni Ezam, SH, MH.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer