BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Kerja Keras Babinsa dan Bhabinkamtibmas Ujung Pandan Dalam Meredam Pertengkaran Warga Membuahkan Hasil
Kerja Keras Babinsa dan Bhabinkamtibmas Ujung Pandan Dalam Meredam Pertengkaran Warga Membuahkan Hasil

Kerja Keras Babinsa dan Bhabinkamtibmas Ujung Pandan Dalam Meredam Pertengkaran Warga Membuahkan Hasil

Jepara – Sebagai seorang Babinsa harus bisa membantu setiap permasalahan yang ada di desa binaannya. Seperti Babinsa Desa Ujungpandan Koramil 06/Welahan Serma Masharyang menghadiri proses kesepakatan damai atas penganiayaan yang di lakukan sesama warga desa Ujungpandan di Mapolsek Welahan, Senin (31/12/2018).

Hadir dalam kesepakatan damai tersebut Kanitserse Polsek Welahan Aiptu Seno dan anggotanya, Babinsa desa Ujungpandan Serma Mashar, Bhabinkamtibmas desa Ujungpandan Brigadir Kasmani, Perangkat desa Ujungpandan bapak Doripin, saksi (tetangga rumah pelaku) bapak Suprapto dan kedua belah pihak yang akan berdamai (korban ibu Hanim Suyanti dan pelaku ibu Wulandari).

Permasalahan tersebut di picu akibat ibu Hanim Suyanti (36) warga RT 09/02 Ujung pandan yang membuang air dalam jumlah banyak dari rumahnya dan mengalir  ke rumah ibu Wulandari (35) warga RT 07/03 desa Ujung pandan, sehingga ibu Wulandari tidak terima dan menganiaya ibu Hanim pada sabtu minggu kemarin. Akibat peristiwa tersebut keluarga ibu Hanim tidak terima dan melaporkan kasus tersebut ke Polsek Welahan.

Dalam kasus tersebut dari pihak keluarga, saudara maupun tetangga rumah sudah berusaha mendamaikan antara kedua belah pihak, tetapi dari pihak korban (ibu Hanim) tetap bersikukuh mau melanjutkan ke proses hukum.

Kesepakatan damai tersebut berkat kerja keras Serma Mashar selaku Babinsa bersama Bhabinkamtibmas Brigadir Kasmani dan tokoh pemuda setempat (Prapto) yang mendatangi kedua belah pihak dan menghimbau serta sudah memberi arahan agar di selesaikan secara kekeluargaan, karena permasalahan tersebut terjadi dengan tetangga rumah sendiri. Dan akhirnya kedua belah pihak sepakat berdamai, dengan catatan apabila terjadi perbuatan  penganiayaan lagi pihak ibu Hanim (korban) akan melanjutkan ke ranah hukum.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer