BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Keterbatasan Air Tak Pengaruhi Semangat Warga dan Satgas TMMD Sengkuyung III
Keterbatasan Air Tak Pengaruhi Semangat Warga dan Satgas TMMD Sengkuyung III

Keterbatasan Air Tak Pengaruhi Semangat Warga dan Satgas TMMD Sengkuyung III

MAGELANG– Ditengah keterbatasan air yang terjadi pada musim kemarau saat ini, pengerjaan pengecoran jalan sepanjang 1000  meter yang dikerjakan oleh personil TNI bersama masyarakat sekitar masih tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Kekurangan air pada musim kemarau yang melanda  disana sini, khususnya wilayah Kecamatan Candimulyo ternyata tidak menyurutkan niat bagi personil TNI yang tergabung dalam satgas TMMD sengkuyung tahap III Ta. 2018 yang sedang bekerja menyelesaikan pengecoran jalan bersama masyarakat.

Pengerasan jalan dengan sistim pengecoran, tentu tidaklah mudah bagi satgas maupun masyarakat untuk  memenuhi kebutuhan dan penyiapan material dari pasir, batu split, semen, maupun air sebagai salah satu bahan untuk membuat adonan cor. TNI bersama warga selalu bergotong royong mengambil material dan menyiapakan segala sesuatu agar pengerjaan pengecoran dapat selesai sesuai jadwal yang telah  ditentukan.

Pengambilan air untuk adonan cor yang jaraknya cukup jauh dari lokasi tersebut, tentu harus mengeluarkan tenaga extra. Namun hal ini rupanya tidak mempengaruhi semangat para satgas maupun masyarakat sekitar yang bekerja  dilokasi. Hal ini dikarenakan, sudah terjalinya hubungan baik  antara warga dan satgas untuk bersinergi serta  menyatukan niat dalam mewujudkan penyelesaian pembangunan jalan tepat waktu dan tepat sasaran.

Program TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa) sengkuyung tahap III Ta. 2018 yang bertempat  di Desa Kebonrejo kali ini merupakan bagian dari salah salah satu bentuk Binter (Pembinaan Teritorial) satuan kewilayahan Koramil-10/Candimulyo guna merangkul dan memberdayakan potensi wilayah Desa binaan untuk  mendukung terciptanya peningkatan ekonomi kerakyatan serta diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup warga Desa Kebonrejo sehingga dapat  menciptakan  situasi kondusif diwilayah tersebut.

Pengerjaan pengecoran jalan penghubung antara Dusun Kapuragan dengan Dusun Semen merupakan salah satu akses penting bagi warga sekitar yang digunakan untuk menjual hasil bumi mereka yang akan dijual di pasar.

Mengingat betapa pentingnya jalan tersebut, Babinsa Serda Muji Mustakim berkoordinasi  dengan aparat pemerintah Desa Kebonrejo untuk mengadakan perbaiakan jalan yang sering dilalui oleh warga dalam menjajakan hasil panenya tersebut dengan program TMMD seperti yang sudah dijalankan saat ini.

Suwarno (45) kadus Kapuragan mengatakan, bahwa kebersamaan antar  TNI dengan warganya di TMMD merupakan salah satu wujud kerjasama yang patut dilestarikan. Hal tersebut berkat sosialisasi serta hubungan yang sudah terjalin dengan erat, baik dengan Babinsa Serda Muji Mustakim maupun anggota Koramil Candimulyo lainya yang senantiasa memberikan penyuluhan maupun arahan serta bimbingan kepada warganya, baik sebelum maupun sedang diadakanya TMMD kali ini, sehingga wajar kalau masyarakatnya  kelihatan akrab dengan TNI, bukan hanya kali ini saja, tapi setiap ada kegiatan, warga dengan TNI selalu bersama. “Katanya”.

Danramil-10 Kapten Kaveleri Winarto mengatakan, bahwa terselenggaranya TMMD sengkuyung tahap III kali ini merupakan hasil kerjasama dan sinergitas antara pemerintah Desa dengan Kodim 0705 magelang. Dalam hal ini Koramil-10 sebagai satuan kewilayahan tingkat bawah selalu berkoordinasi secara intens, baik antara pemdes Kebonrejo maupun Kodim 0705. Hal-hal tentang situasi wilayah tentunya menjadi perhatian dan patut di tindak lanjuti apabila  memungkinkan untuk diselesaikan dengan membutuhkan  bantuan dari TNI. Salah satunya adalah program TMMD yang sedang berlangsung pada saat ini. “Terangnya”..

Winarto juga menambahkan  bahwa, program TMMD yang sedang berjalan kali ini sudah dihitung sedemikian rupa mengenahi resiko kerja terutama untuk memenuhi kebutuhan penyiapan material di lapangan, terutama air untuk membuat adonan cor, namun kesemuanya sudah dikalkulasi dengan matang, sehingga biarpun pengambilan air cukup jauh, hal tersebut  tidak berpengaruh terhadap pengerjaan proyek, asalkan para personil satgas dengan warga yang sedang bekerja dilapangan selalu bersinergi serta bahu membahu dalam memenuhi ketersediaan air tersebut. Karena air sudah dibantu oleh PDAM Candimulyo, meskipun debit airnya masih dibilang belum mencukupi, tapi setidaknya tidak mengganggu pelaksanaan pengecoran jalan. “Pungkasnya”

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer