BERITA TERBARU
Home / Uncategorized / Kodam IV/Diponegoro Siap Backup Polri Dalam Pilkada
Kodam IV/Diponegoro Siap Backup Polri Dalam Pilkada

Kodam IV/Diponegoro Siap Backup Polri Dalam Pilkada

Kapolsek dan Danramil wilayah Jateng dan DIY, serta aparat jajaran TNI-Polri masing-masing duduk berdampingan dalam 1 mobil untuk menghadiri Rakor TNI Polri yang bertempat di Balai Diponegoro, komplek Makodam IV/Diponegoro, Jum’at (28/10). Rakor tersebut dihadiri oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Jaswandi, Kapolda Jateng Irjen Pol. Drs. Condro Kirono, M.M., M.Hum., Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Joni Supriyanto, Kapolda DIY yang diwakili Wakapolda serta para pejabat jajaran TNI Polri wilayah Jateng dan DIY. Rakor diikuti sebanyak 2.500 aparat TNI-Polri wilayah Jateng dan DIY.

Dalam rakor tersebut Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Jaswandi menjelaskan, bahwa aparat TNI-Polri yang penuh dengan dedikasi dan pengorbanan telah berkomitmen menjaga stabilitas keamanan serta keutuhan NKRI  serta pada khususnya menciptakan masyarakat Jawa Tengah dan DIY yang aman dan sejahtera.

Terkait pelaksanaan Pilkada 2017, Pangdam menjelaskan rapat koordinasi ini bertujuan untuk mengumpulkan semua unsur dari yang terkecil mulai dari Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kabinkamtibmas) dan para Kapolsek  se Jawa Tengah, agar ikut membantu pengamanan dalam pelaksanaan Pilkada di tujuh daerah di Jawa Tengah dan dua daerah di Yogyakarta. Sehingga secara umum Pilkada dapat berjalan sesuai harapan, damai dan lancar. Beberapa daerah yang akan melaksanakan Pilkada diantaranya Pati, Salatiga, Brebes, Batang, Cilacap, Banjarnegara, dan Jepara. Serta 2 di Yogyakarta, kota Jogja dan Kulonprogo.

“TNI akan mengback up tugas Polri dalam pengamanan Pilkada. TNI dan Polri berkomitmen untuk menjaga dan memelihara stabilitas keamanan agar pelaksanaan pesta demokrasi dapat berjalan dengan tertib, aman dan lancar. TNI akan menyiapkan segala kemampuan, daya dan upaya untuk membackup Polri dalam pengamanan Pilkada serentak”, jelas Mayjen TNI Jaswandi.

Dalam menjalankan tugas aparat, maka perlu sinergitas 3 kekuatan desa yang terdiri dari Babinsa, Babinkamtibmas dan kades/lurah.

Ketiga kekuatan di desa yaitu Babinsa, Babinkamtibmas dan Kepala Desa/Lurah harus melakukan deteksi dini dan cegah dini, sehingga dapat dilakukan langkah pencegahan sedini mungkin sebelum kejadian yang lebih besar, ciptakan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat dengan melakukan program unggulan, sehingga tercipta sinergitas antara TNI dengan masyarakat.

Sementara itu, Kapolda Jateng dalam penyampaiannya mengatakan TNI-Polri bersinergi untuk  menguatkan satu sama lain dengan penuh persaudaraan terlebih lagi dengan akan dilaksanakannya Pilkada serentak 2017.

“Kekuatan TNI-Polri bergabung akan memberikan jaminan pelaksanaan Pilkada berjalan dengan lancar dan demokratis, sehingga diharapkan para aparat dapat bekerja dengan profesional, independen dan tetap menjaga netralitas”, ungkap Kapolda Jateng.

Dijelaskan dalam pengamanan Pilkada yang dilaksanakan 2017 mendatang, disampaikan Kapolda bahwa melarang aparat TNI-Polri untuk ikut mencopot atribut kampanye para kontestan. Kapolda menugaskan anggotanya hanya ikut mengamankan dan mendampingi Satpol PP yang memang ditugaskan untuk menertibkan atribut kampanye yang melanggar aturan.

Selain itu, Kapolda mengingatkan kepada seluruh prajurit dan anggota Polri untuk tidak menggunakan fasilitas kantor dalam proses Pilkada dari awal sampai dengan penghitungan suara.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer