BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Kodim 0712/Tegal Melaksanakan Upacara Bendera di Lapangan Upacara Makodim 0712/Tegal
Kodim 0712/Tegal Melaksanakan Upacara Bendera di Lapangan Upacara Makodim 0712/Tegal

Kodim 0712/Tegal Melaksanakan Upacara Bendera di Lapangan Upacara Makodim 0712/Tegal

Senin (9/2) Kodim 0712/Tegal melaksanakan upacara bendera dilapangan Makodim 0712/Tegal, Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Jefson Marsino S. S.I.P selaku irup dalam pelaksanaan. Upacara Bendera adalah tindakan dan gerakan yang dirangkaikan dan ditata dengan tertib dan disiplin. Pada hakekatnya adalah pencerminan dari nilai-nilai budaya bangsa yang merupakan salah satu pancaran peradaban bangsa, hal ini merupakan ciri khas yang membedakan dengan bangsa lain, dengan demikian upacara bendera merupakan suatu ritual khusus untuk penghormatan pada simbol-simbol negara seperti bendera, lagu kebangsaan, lambang negara, atau pejabat pemerintah.

Bendera merupakan salah satu identitas bangsa. di balik  wujudnya sebagai benda mati, tesirat sebuah kisah bagaimana perjuangan para pahlawan dalam merebut dan memerdekakan  sebuah negara. Pertumpahan darah dan air mata mengisi perjuangan para pahlawan dalam mempertahankan sebuah bendera, merah putih. Melalui upacara bendera yang diselenggarakan ini, di situlah penghargaan atas perjuangan para pahlawan terhadap bangsa ini. Ironisnya upacara bendera saat ini cenderung hanya sebagai formalitas dan rutinitas semata tanpa menyentuh makna dan tujuan upacara itu sendiri.

Begitu berartinya bendera bagi suatu bangsa sehingga pahlawan rela mengorbankan jiwa raganya, untuk itu penghormatan pada bendera sebagai suatu kewajiban setiap warga negaranya, melalui upacara bendera salah satunya adalah karakter nasionalisme sebagai perwujudan rasa cinta terhadap bangsa dan tanah air, sayangnya kenyataan yang terjadi sangat berlawanan, upacara kini justru dianggap sebagai sesuatu yang kurang penting sekedar formalitas saja hal ini ditunjukan dengan sikap-sikap yang tidak mencerminkan sikap nasionalisme, misalnya ketika penghormatan kepada bendera merah putih tidak sesuai dengan sikap sempurna karena ada  menurunnya rasa nasionalisme

Sebenarnya upacara bendera merupakan ritual, hanya saja ritual ini dilakukan untuk melakukan penghormatan pada Negara, ritual umumnya mempunyai nilai-nilai sakral tertentu, seperti ritual keagamaan, ritual perkawinan, ritual sedekah bumi dan sebagainya. Adanya unsur-unsur sakral tersebut menjadikan ritual dapat berjalan khitmad, tertib, bahkan memunculkan rasa takut untuk melanggar aturan. Namun, nilai sakral ini kini tak lagi dimiliki oleh upacara bendera sehingga orang banyak meremehkannya, meski dari yang berbeda suku, berbeda kulit, berbeda peradabannya tapi jika memiliki bendera yang sama, pasti mereka akan memperjuangkannya, dalam upacara bendera, berkumpulah orang dari berbagai golongan Mereka berkumpul menjadi satu untuk memperingati sesuatu yang sama, yaitu sebuah bendera. Bendera yang memiliki bentuk dan warna tersendiri. Bendera yang menjadi cermin kebudayaan bangsa sehingga menimbulkan rasa pembelaan yang besar.

Tujuan sebenarnya dari upacara bendera yakni untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, persatuan dan kesatuan bangsa, terbukti dari ribuan kali upacara bendera yang di ikuti, perasaan dan fikiran kita tak pernah teringat bahkan tersentuh oleh jasa-jasa para pahlawan, Tidakah terpikir bahwa bendera itu telah menelan ratusan  ribu  jiwa pahlawan atau jutaan orang menderita karena mempertahankanya.

Setelah kegiatan uapacara dilanjutkan  melepas pindah Satuan  Atas nama Pelda Agus Darmaji Babinsa Ramil-14/Slawi pindah ke Kodam II/Sriwijjaya dan Serda Muhlish Bahub Poktuud Kodim 0712/tegal pindah ke Kodim 0733/Bs Semarang.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer