BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Kodim 0716/Demak Ikuti Kegiatan Sillaturahmi Forum Komunikasi Ulama’ Umaro (FKUU)
Kodim 0716/Demak Ikuti Kegiatan Sillaturahmi Forum Komunikasi Ulama’ Umaro (FKUU)

Kodim 0716/Demak Ikuti Kegiatan Sillaturahmi Forum Komunikasi Ulama’ Umaro (FKUU)

Kodim 0716/Demak yang tergabung dalam Forum ulama dan Umaro Kabupaten Demak mengikutikegiatan  Sillaturahmi Forum Komunikasi Ulama’ Umaro (FKUU) se-kab Demak 1437 Hijriyah tahun 2016, Rabu (10/02) dengan penceramah Dr.KH. Nafis Jurnalia, MA (Dosen IAIN Walisongo- Semarang), dengan mengambil  tema “Memperkokoh Ukhuwah Untuk Kemaslahatan Ummah” bertempat di Pendopo Kantor Bupati setempat.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati kab. Demak di wakili oleh Asisten 2 Sekda Kab. Demak (Bpk.H. Windu Sunardi, SH, M. Hum), Dandim 0716/Demak di wakili oleh Danramil 01/Demak kota (Kapten inf Eko Juhartono), Kapolres di wakili oleh Kabag Sumda Polres Demak (Kompol Tarjan),Ketua MUI Kab. Demak (Drs.KH.M. Asyiq),Toga,Tomas dan tamu undangan lainnya yang lebih kurang 400 orang

BupatiBupati kab. Demak di wakili oleh Asisten 2 Sekda H. Windu Sunardi, SH, M. Humketika memberikan sambutannya mengatakan, Dalam konteks hubungan dengan sesama muslim, adanya ukhuwah Islamiyah akan semakin memperkokoh persatuan dan kesatuan diantara masyarakat muslim. Berdasarkan pengalaman sejarah masa lalu, kehancuran dan keruntuhan kekuatan umat Islam disebabkan lemahnya ukhuwah Islamiyah. Oleh karena itu, Hasan Al-Banna sebagai pendiri gerakan Ikhwanul Musliminmenjadikanukhuwah Islamiyahini sebagai salah satu sendi terpenting dalam dakwahnya

Bupati menegaskan, dalam kehidupan ini,Konsep ukhuwah Islamiyah ini meliputi Persaudaraan yang tidak dibatasi oleh ruang dan waktu,Persaudaraan dalam segala aspek kehidupan baik material maupun spiritual berdasarkan persatuan menurut tauhid serta tidak mengenal perbedaan fisik, kelas sosial, politik, rasial dan keadaan ekonomi.

Sementara itu Dr.KH.Nafis Jurnalia, MA mengatakan, sebagai ummat muslim seharusnya senantiasa meniru dan mentauladani sifat-sifat Rasulullah, yakni menjaga perkataannya, agar tidak menyinggung orang lain.

Dr.KH.Nafis Jurnalia, MA menuturkan, Beberapa proses untuk membentuk ukhuwah Islamiyah antara lain: ta’aruf(saling mengenal), tafahum (saling memahami), ta’awun(saling tolong menolong), dan takaful (saling menanggung/ senasib sepenanggungan).

Jika sudah sampai pada tingkatan saling menanggung, maka disinilah letak ukhuwah Islamiyah yang hakiki dimana masing-masing tidak mementingkan diri sendiri, justru lebih mengutamakan kepentingan orang lain. Mengutamakan orang lain (itsar) disini bukan dalam ibadah, namun dalam mu’amalah sebagaimana terdapat dalam kaidah ushul fikih yang mengatakan bahwa mengutamakan orang lain (itsar) dalam lapangan mu’amalah adalah sangat dianjurkan, sedangkan dalam lapangan ibadah dilarang”.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer