BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Kodim 0716/Demak Prakarsai Tanam Mangrove Dengan Pola Padat Karya
Kodim 0716/Demak Prakarsai Tanam Mangrove Dengan Pola Padat Karya

Kodim 0716/Demak Prakarsai Tanam Mangrove Dengan Pola Padat Karya

Dalam rangka menindaklanjuti kegiatan penghijauan pola padat karya yang telah diprogramkan oleh Komando Atas yang pelaksanaannya pada minggu ke IV bulan Januari 2016 sampai dengan minggu IV bulan April 2016 Prajurit TNI anggota Kodim 0716/Demak, tampil memprakarsai “Pencanangan Penghijauan Dengan Pola Padat Karya Bersama “TNI-POLRI,Dinas Intansi dan Perusahaan”.Apel dibuka langsung oleh Sekda Kab.Demak Dr.Singgih Setyono yang bertempat di SDN 2 Surodadi , Sayung, Demak.Jum’at(29/01/2016)

Sekda Demak selesai mengambil apel dihadapan para wartawan mengatakan bahwa ancaman abrasi pesisir pantai Demak harus disikapi secara serius, maka Pemkab. Demak telah mencanangkan program penghijauan kawasan pesisir pantai dengan bekerja sama lembaga terkait secara sinergi,diharapkan warga sekitar antusias menyambut program penghijauan ini dengan ikut berpartisipasi serta ikut merawat tumbuh besarnya pohon mangrove dan akarnya.Program penghijauan ini diharapkan berkesinambungan demi kelestarian alam kawasan pesisir pantai kab. Demak.

Pencanangan gerakan massal penghijauan padat karya ini, dilakukan Dandim 0716/Demak Letkol (Inf) Nanang T.T Wibisono S.A.P. Ditandai penanaman Pohon Tipe I yaitu Mangrove sebanyak 25 ribu pohon yang sudah di siapkan oleh Dinas Perikanan dan Kelautan.Untuk pohon tipe II pohon keras di bulan Februari 2016 untuk lokasi akan di survey terlebih dahulu.

Penanaman diikuti serentak oleh para prajurit jajaran Koramil di 14 kecamatan se Kabupaten Demak. Dalam penghijauan padat karya ini, ikut dilibatkan pula jajaran Polri, Muspida, Kadis Perikanan dan Kelautan, Kadis Pertanian, Muspika, pamong desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, siswa sekolah di wilayah Sayung,para pemuda dan warga masyarakat dari semua elemen termasuk di dalamnya kelompok nelayan yang lebih kurang sekitar 750 orang.

Dalam kesempatan yang lain Dandim menyatakan, dengan penanaman mangrove memiliki peranan penting sebagai benteng alam yang melindungi daratan dari gerusan air laut dan dapat mengakibatkan abrasi serta intrusi air laut. Selain itu, keberadaan hutan yang juga biasa disebut hutan bakau ini juga dapat menjaga ekosistem pesisir sehingga keanekaragaman hayati di kawasan itu masih tetap lestari dan dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya.

“Tidak hanya sekedar menanam pohon, tetapi akan ditindak lanjuti dengan perawatan tanaman secara terus menerus, sehingga bibit pohon yang ditanam akan tumbuh dengan baik dan mengurangi angka kerusakan tanaman. Peran semua pihak, terutama para pengusaha yang ada di wilayah Demak akan semakin mensukseskan program penghijauan pola padat karya, ” jelas Nanang.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer