BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Kodim 0720/Rembang Menerima Kunjungan Dari Komisi 1 Bidang Pertahanan, Luar Negeri, Intelejen, Komunikasi dan Informatika
Kodim 0720/Rembang Menerima Kunjungan Dari Komisi 1 Bidang Pertahanan, Luar Negeri, Intelejen, Komunikasi dan Informatika

Kodim 0720/Rembang Menerima Kunjungan Dari Komisi 1 Bidang Pertahanan, Luar Negeri, Intelejen, Komunikasi dan Informatika

Rembang-Politisi partai persatuan pembangunan (P3) asal Lasem Arwani Thomafi baru baru ini reses di Kabupaten Rembang salah satu wilayah dari daerah pemilihan (dapil 3) yang menghantarnya menjadi anggota dewan selain Kabupaten Grobogan, Blora dan Pati, Kunjungan dilakukan di Kodim 0720 rembang sesuai komisi 1 yang membidangi Pertahanan, Luar Negeri, Intelejen, Komunikasi dan Informatika.(15/08/2016)

Kepada Komandan Kodim, Kasdim dan jajaran perwira yang hadir Gus Aang demikian sapaan akrabnya menyampaikan bahwa saat ini tengah digodog RUU penanganan terorisme dan sepengetahuannya mengedepankan penanggulangan dan penindakan atau berperspektif hukum. Sementara upaya pencegahan belum begitu ditonjolkan,

Untuk itu TNI yang dinilai mempunyai tugas dalam deteksi dini adanya gerakan terorisme dan radikalisme perlu diakomodir agar imlementasi UU nanti maksimal karena komperhensif melibatkan semua unsur yang ada.

Lanjut Gus Aang masa reses Ingin mengetahui secara jelas kondisi TNI di tingkat bawah, untuk mengetahui kondisi riil menyangkut SDM personel, Sarana prasaran dan kinerjanya selama ini, sehingga ketika institusi yang bertanggung jawab dengan keamanan teritorial ngara ini dilibatkan sudah dalam kondisi siap. Selanjutnya hasil reses akan dibahas pada rapat komisi.

Ditemui usai kegiatan Gus Aang mengakui bila RUU penanganan terorisme harus komperhensif melibatkan semua unsur alat keamanan negara termasuk TNI, selain kepolisian dan intelejen. Pastinya mendapat peran sesuai dengan kapasitas masing-masing yang diutamakan pada pencegahan.

Disinggung terkait Komnas HAM agar satu visi dalam penanganan terorisme yang didalamnya turut pula gerakan radikalisme, Gus Aang sampaikan mestinya dalam koridor menjaga keutuhan NKRI pastinya tindak represif atas pelaku teror atau gerakan terorisme maupun radikalisme, jangan sampai dinilai negatif oleh institusi tersebut.

Dijelaskannya pemanfaatan situs dan sosial media perlu diawasi ketat agar tak dimanfaatkan untuk menghasut dan mengajak pembacanya menyokong gerakan makar atau memecah belah persatuan yang mengancam tegaknya NKRI dan ideologi negara.

Terpisah Komandan Kodim 0720 Rembang Letkol Darmawan Setiady menyebutkan meski kekurangan personel dan sarpras namun jajarannya siap dan terus berusaha mengawal ketentramam teritorial wilayahnya. Apapun kejadian instabilitas kamtibmas yang terjadi di luar Kabupaten Rembang pasti diupayakan keras tak berimbas di wilayahnya, dengan bekerja sama dengan kepolisan, tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas dan elemen masyarakat lain. 

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer