BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Kodim 0725/Sragen Melaksanakan Karya Bhakti Pasca Bencana Alam di Desa Musuk
Kodim 0725/Sragen Melaksanakan Karya Bhakti Pasca Bencana Alam di Desa Musuk

Kodim 0725/Sragen Melaksanakan Karya Bhakti Pasca Bencana Alam di Desa Musuk

1 SST (Satuan Setingkat Peleton) anggota Kodim 0725/Sragen bersama dengan puluhan Tagana dan warga masyarakat dipimpin oleh Danramil 08/Sambirejo Kapten Inf P Yudo Triwidodo melaksanakan kegiatan karya bhakti tanggap bencana alam dalam rangka membantu masyarakat yang terkena musibah tanah longsor di Dukuh Musuk RT 19 dan Dukuh  Sejeruk RT 01 Desa Musuk, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen, Minggu, (19/4).

Adapun keterlibatan personel dalam kegiatan tersebut, antara lain : Anggota TNI: 30 Orang, Polri : 5 Orang,Tagana Kabupaten Sragen :10 Orang dan Warga masyarakat: 60 Orang.

Sasaran karya bhakti adalah sebagai berikut :

–           Rumah milik Ibu Wiro Sikem (85), pekerjaan petani, alamat Dukuh Musuk RT 19 Desa Musuk  Kecamatan Sambirejo  Kabupaten Sragen mengerjakan pembongkaran dan perbaikan rumah serta meratakan tanah akibat timbunan longsor.

–           Rumah milik Jamin (60), pekerjaan swasta, alamat  Dukuh Sejeruk RT 01   Desa Musuk   Kecamatan Sambirejo Kabupaten Sragen mengerjakan pembongkaran untuk menyelamatkan material yang masih bisa digunakan berupa atap rumah, kusen dan dinding bangunan.

–           Rumah milik Sumarno (55),pekerjaan swasta, alamat  Dukuh Sejeruk RT 01 Desa MusukKecamatan SambirejoKabupaten Sragen mengerjakan pembongkaran rumah untuk menyelamatkan material yang masih bisa digunakan berupa atap rumah, kusen dan dinding rumah.

Pada kesempatan tersebut Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Edi Saputra, SIP menghimbau kepada warga masyarakat khususnya Sambirejo dan Sragen pada umumnya, agar selalu waspada terhadap situasi dan cuaca ekstrim saat ini, dikarenakan wilayah Kabupaten Sragen sangat rentan terhadap timbulnya bencana alam baik banjir, angin puting beliung maupun tanah longsor. Terutama bagi warga masyarakat yang tinggal dipegunungan, bantaran sungai maupun yang dilembah sangat rentan terkena musibah tersebut, sehingga perlu antisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer