BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Kodim 0734/Yogyakarta Melaksanakan Giat Pembinaan Keluarga Besar TNI dan FKPPI Kota Yogyakarta
Kodim 0734/Yogyakarta Melaksanakan Giat Pembinaan Keluarga Besar TNI dan FKPPI Kota Yogyakarta

Kodim 0734/Yogyakarta Melaksanakan Giat Pembinaan Keluarga Besar TNI dan FKPPI Kota Yogyakarta

Kodim 0734/Yogyakarta melaksanakan kegiatan program Pembinaan Keluarga Besar TNI dan FKPPI Kota Yogyakarta yang dibuka oleh Dandim 0734/Yogyakarta Letkol Inf H.M Gurning. S.I.P. yang diwakili oleh Kasdim 0734/Yogyakarta Mayor Inf. Mohamad Munasik. S. Ag. Dalam acara tersebut dihadiri 100 orang anggota FKPPI dan yang tergabung di wilayah Binaan Kodim 0734/Yogyakarta, Kamis (16/3).

Acara Pembinaan KBT yang dibuka oleh Kasdim 0734/Yogyakarta Mayor Inf. Mohamad Munasik S. Ag. mengatakan TNI ikut bertanggung jawab terhadap pembinaan FKPPI agar arah perjuangan maupun pengabdiannya tidak bergeser dari kebijakan pimpinan TNI, yang selalu berpegang teguh pada komitmen mengabdi hanya kepada bangsa dan negara. Tujuan kegiatan tersebut untuk memiliki pengetahuan tentang wawasan kebangsaan agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga akan melahirkan pribadi-pribadi yang memiliki ketahanan jiwa kebangsaan yang kuat, tidak mudah menyerah oleh berbagai pengaruh baik dari luar maupun dalam negeri. Itulah yang perlu kita tanamkan dalam diri kita masing-masing sebagai anggota keluarga besar TNI, guna menjaga eksistensi FKPPI dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tandas Kasdim 0734/Yka.

Dalam kegiatan kali ini diisi pengarahan tentang Proxy War dan Bahaya Laten Komunis. “ Sudah menjadi tugas dan kewajiban bagi Kodim 0734/Yogyakarta untuk melaksanakan pembinaan terhadap KBT. Selain itu marilah kita gunakan kegiatan ini untuk mempererat tali silaturahmi diantara kita,” kata Mayor Inf Mohamad Munasik. S.Ag, Kasdim 0734/Yogyakarta dalam pembukaan kegiatan tersebut.

Sementara itu menurut Danramil 05/Pakualaman Mayor Inf. Emanuel Indrianto dalam pengarahannya mengatakan, “ Proxy War diartikan sebagai peristiwa saling adu kekuatan di antara dua pihak yang bermusuhan dengan menggunakan pihak ketiga atau kelompok lain untuk berperang melalui berbagai aspek baik ipoleksosbud maupun aspek lainnya,” kata Mayor Inf. Emanuel Indrianto mengawali pengarahannya.

Lebih lanjut Mayor Inf. Emanuel Indrianto menjelaskan,” bahwa Indonesia memiliki banyak potensi, kekuatan dan keunggulan yang dimiliki oleh berbagai komponen bangsa. Tetapi kekuatan dan keunggulan tersebut tidak digunakan untuk bersatu, justru digunakan untuk saling bertentangan dan ini merupakan gejala adanya Proxy War di Indonesia,” tegas Mayor Inf. Emanuel Indrianto.

“ Untuk itu marilah kita jaga ke-Indonesia-an kita, tidak ada gunanya kita makmur dan modern namun kehilangan hal yang fundamental dan yang terbaik dari bangsa kita yaitu Pancasila, Ke-Bhinneka-an, Semangat Persatuan, Toleransi, Kesantunan, Pluralisme dan Kemanusiaan,” pungkas Mayor Inf. Emanuel Indrianto.
Pada pengarahan berikutnya, Kapten Arm. Ronang S sebagi (Danramil 14/Gedongtengen) memberikan pengarahan tentang Kewaspadaan Dini Masyarakat tentang bahaya laten Komunis.

Kapten Arm. Ronang S menjelasakan “Pemahaman tentang komunisme adalah sebuah ideologi yang berasal dari manifest del kommunistischm yang ditulis oleh Karl Marx dan Frieddrick Engels, yaitu sebuah manifesto politik yang diterbitkan pertama kali pada tanggal 21 Pebruari 1948. Komunis pada awalnya merupakan sebuah koreksi terhadap paham kapitalisme di awal abad 19, Dimana kaum buruh dan pekerja tani hanyalah dianggap sebagai bagian dari alat produksi,” kata Kapten Arm. Ronang S.

Komunis di Indonesia ditandai dengan adanya Partai Komunis Indonesia ( PKI ). Secara organisatoris PKI berdasarkan Tap MPRS No. XXV/MPRS/l966 dinyatakan dibubarkan dan Marxisme – Lenenisme diangap sebagai ideologi terlarang. Namun kenyataanya komunisme adalah sebuah ideologi yang tentunya tidak mudah dihapus dari alam pikiran para penganut – penganut fanatisnya yang secara laten tentu masih ada dan senantiasa mencari peluang dan kesempatan untuk bangkit kembali.

“ Oleh sebab itu, kita sebagai bangsa dari sebuah Negara Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila, tentu dituntut untuk wajib senantiasa waspada akan bahaya Laten Komunisme,” pinta Kapten Arm. Ronang S.

Di akhir kegiatan seluruh peserta yang hadir pada kegiatan tersebut melaksanakan Foto bersama sebagi wujud eratnya jalinan tali silaturahmi antara Kodim 0734/Yogyakarta dengan Keluarga Besar TNI ( KBT ).

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer