BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Kodim Purwodadi Kirimkan Duta Bela Negara Generasi Muda
Kodim Purwodadi Kirimkan Duta Bela Negara Generasi Muda

Kodim Purwodadi Kirimkan Duta Bela Negara Generasi Muda

GROBOGAN-Guna meningkatkan kembali pemahaman tentang ketahanan nasional di kalangan generasi muda, serta untuk menangkal adanya hambatan, ancaman dan gangguan (HTAG) dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Kodim 0717/Purwodadi mengirimkan perwakilan 10 orang siswa SMA/SMK Se Kab. Grobogan untuk mengikuti kegiatan wawasan kebangsaan (Wasbang) dan Bela Negara ke Dodik Bela Negara, Rindam IV/Diponegoro Magelang selama 5 hari terhitung mulai Senin (24-28/6/2019)

Sertu Farid Dwi Ardiyanto Bamin Siter mengatakan, siswa yang berangkat berjumlah 10 orang terdiri dari 8 orang putra dan 2 putri merupakan siswa-siswi pilihan dari masing-masing sekolahnya.

“Semoga dengan adanya kegiatan Wasbang dan Bela Negara di Dodik Bela Negara Magelang akan membentengi generasi muda dari berbagai hal yang berdampak negatif seperti Narkoba dan isu-isu yang bisa memecah belah bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesaia (NKRI), seperti persoalan suku, ras dan agama,” harap Farid.

Komandan Kodim 0717/Purwodadi Letkol Inf Asman Mokoginta mengatakan, pihaknya mengirimkan perwakilan siswa-siswi dari SMA/SMK bertujuan untuk menjadai kader dalam meningkatkan wawasan kebangsaan dan bela negara bagi siswa dan siswi yang merupakan generasi muda penerus bangsa. Dengan demikian, diharapkan, para generasi muda itu memiliki jiwa patriotisme dan nasionalisme yang tinggi, Serta memahami nilai-nilai yang terkandung dalam lima butir Pancasila dan kemudian dapat di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan masyarakat.

“Bela Negara merupakan sikap dan perilaku warga negara yang memiliki jiwa kecintaan kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara,” ujar Asman.

Lebih lanjut dikatakan Dandim, “Bahwa esensi dari nilai kebangsaan, nilai persaudaraan, nilai keselarasan, nilai kerakyatan, keadilan, toleransi dan gotong royong itu merupakan aplikasi dari nilai-nilai yang dikembangkan dalam bela negara seperti cintai tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, rela berkorban untuk bangsa dan negara serta mewaspadai kemungkinan bangkitnya Komunisme,” pungkasnya.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer